Fraksi Demokrat: Jalankan UU Perkereta-apian!

Ja'far Hafsah (Foto: tempointeraktif.com)

FRAKSI Demokrat meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera malaksanakan amanah Undang-undang Nomor 23 tahun 2007 tentang perkereta-apian.

“Mendesak Dirjen Perkereta-apian, Direktur PT KAI untuk mengerjakan amanah Undang-undang Nomor 23 Tahun 2007,” ujar Ketua Fraksi Demokrat Ja’far Hafsah, kepada media di Jakarta, Selasa 5 Oktober 2010.

PT KAI diminta untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia yang berserikat dan kepada Badan Anggaran Komisi V DPR RI agar memperjuangkan alokasi anggaran kegiatan pembangunan double track. “Agar bisa tercapainya roadmap to zero accident,” kata Ja’far.

Ketua Fraksi demokrat ini juga mengharapkan PT KAI melakukan audit keuangan, kinerja dan audit SOP.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Freddy Numberi menyatakan kecelakaan KA Senja Utama dan KA Argo Anggrek, menewaskan 34 orang, disebabkan kesalahan masinis. Masinis dianggapnya melakukan tindakan yang tidak sesuai prosedur.

Akibat insiden ini, Freddy, yang juga politisi Partai Demokrat ini diminta untuk mundur. Namun desakan ini tidak ditanggapi serius oleh Freddy. Sebaliknya, Freddy mengaku telah bekerja sesuai dengan apa yang ditugaskan kepadanya.

Kecelakaan ini juga menarik perhatian DPR. Komisi V segera membentuk Panita Kerja (Panja) Keselamatan Transportasi Kereta Api. Komisi V juga akan segera memanggil Kementerian BUMN untuk menjelaskan masalah kecelakaan antara Kereta Argo Angrek dan Senjata Utama Yogyakarta, sebagaimana di tulis detik.com hari ini. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 15 = 22