Struktur Organisasi adalah Pilar Utama PD

Jakarta: Sekretaris Divisi Pembinaan Organisasi DPP Partai Demokrat (PD) Sudewo menegaskan, salah satu pilar utama kekuatan PD adalah struktur organisasi yang rapi dan solid, selain posisi di eksekutif dan legislatif yang ditempati kader PD sebagai partai terbesar. Hal itu disampaikan Sudewo kepada Demokrat Media Centre (DMC) di sela-sela workshop yang digelar divisinya di Hotel Sahid, Jalan Sudirman Jakarta, Jumat, 07 Januari 2011, petang.
“Kami sangat berharap tugas dan fungsi yang diberikan pada Divisi Pembinaan Organisasi DPP-PD dapat berjalan optimal,” kata Sudewo yang juga anggota DPR-RI.
Sudewo memaparkan, Divisi Pembinaan Organisasi DPP-PD adalah lembaga internal PD yang bertanggungjawab menyelengarakan seluruh musyawarah daerah (musda) dan musyawarah cabang (muscab) PD. Salah satu tujuan dari workshop yang digelar Divisi Pembinaan Organisasi DPP-PD, bagaimana pelaksanaan musda dan muscab PD se-Indonesia bisa dilaksanakan sesuai target yang diberikan Ketua Umum DPP-PD Anas Urbaningrum yakni sudah dilaksanakan keseluruhannya pada 2011.
Sudewo menyadari diperlukan pengelolaan yang baik, jumlah personal memadai, serta sistem pembagian tugas yang jelas agar target yang dicanangkan Ketua Umum DPP-PD dapat diselesaikan dengan baik. Divisi Pembinaan Organisasi DPP-PD tidak segan–segan meminta bantuan dari divisi atau departemen lain di DPP-PD untuk menyelenggarakan musda-muscab jika jumlah personilnya masih kurang.
“Saya pikir, kami perlu mendapat bantuan dari Divisi Pembinaan Anggota yang dipimpin Pak Yosef Tahir Ma’ruf,” kata Sudewo.
Workshop yang dibuka Anas Urbaningrum juga membahas berbagai peraturan organisasi serta menyusun rencana kerja Divisi Pembinaan Organisasi DPP-PD hingga berakhirnya kepengurusan 2010-2015.
“Hal ini penting agar Divisi Pembinaan Organisasi DPP-PD tahu apa yang harus dilakukan , kapan melakukan, dan juga pencapaian rencana kerja tersebut,” kata Sudewo yang duduk di Komisi VII DPR.
Lebih jauh lagi, workshop menyusun agenda Ketua Umum DPP-PD bertemu kader di DPC yang melibatkan kader PAC, ranting, hingga anak ranting. “Temu kader” itu penting sebagai pencerahan pembinaan dan penyemangat kader di tingkat bawah.
“Harapan kami, di bawah kepemimpinan Bung Anas Urbaningrum, di tingkat DPC tidak ada lagi perkataan bahwa cabang bekerja sendiri. Agenda temu kader dan Ketua Umum adalah saah satu wujud sinergitas yang terbangun antara DPP, DPD, DPC, PAC, ranting dan anak ranting. Tentu agenda ini harus dilanjutkan pimpinan di tingkat DPD untuk temu kader dengan cabang, anak cabang, hingga anak ranting,” kata Sudewo mengharapkan. (didik l. pambudi)

Mendaftarkan Komentar RSS Feed dalam pos ini

Ada 2 Tanggapan

  1. DEMOKRAT JAYA….SBY YES……!!!

    Semoga hasil dari Workshop tersebut dapat mempercepat KONSOLIDASI PARTAI. Saya mengharapkan dalam KONSOLIDASI PARTAI ke depan hendaknya menggunakan pendekatan HISTORIS terbentuknya PARTAI DEMOKRAT di daerah tersebut dan pendekatan SOSIO CULTURE masyarakat setempat.Kadang kala kita lupa dengan hal tersebut, dan lebih mengedepankan POLITIK KEKUASAAN PARTAI semata dan LIKE and DISLIKE.

    Semoga TUHAN selalu melindungi SEGENAP Pimpinan PARTAI DEMOKRAT dan SEGENAP RAKYAT INDONESIA..

Tinggalkan Pesan

Alamat Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kotak yang wajib diisi *

*
*