Anas Urbaningrum: Perjuangan Kaum Perempuan Hendaknya Berdasar Kualitatif

Anas Urbaningrum

Jakarta: Ketua Umum DPP Partai Deemokrat (PD) Anas Urbaningrum mengharapkan, perjuangkan kaum petempuan menyangkut isu keterwakilan di legislatif hendaknya tidak lagi berorientasi kuantitatif. Perjuangan kaum perempuan hendaknya sudah berorientasi ke kualitatif.

“Pengertian keterwakilan bukan jumlah kursi yang diperoleh di parlemen tetapi isu-isu sensitif gender apa yang bisa digarap kaum perempuan?” kata Anas Urbaningrum dalam sambutan sebelum membuka acara Diskusi RUU Pemilu bertema Peluang untuk Keterwakilan Perempuan yang digelar Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA)  DPP-PD di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, Rabu, 2 Februari  2011 siang.

Anas Urbaningrum menegaskan, gerakan perempuan harus lebih substansial. Isu-isu keadilan gender  harus direbut aktivis perempuan.

“Kader-kader PD harus lebih maju memaknai keterwakilan perempuan,” kata Anas Urbaningrum mengingatkan.

Anas meyakini, jika gerakan seperti itu terus dilakukan, bisa menjadi gerakan moral yang besar. Bisa menjadi basis demokrasi yang berkeadilan.

Sebelumnya, Ketua Departemean PP dan PA DPP-PD Andi Timo Pangerang dalam sambutan mengatakan, PD layak mengklaim diri sebagai partai perempuan karena karena dari 103 perempuan di DPR-RI sebanyak 36 anggota berasal dari PD. Andi Timo mengharapkan, kuantitas anggota perempuan PD di DPR hendaknya berbanding lurus dengan kualitas.

“Menyikapi hal itu, kami (para perempuan legislatif asal PD) siap untuk meluaskan pemahaman, meluaskan cakrawala pengetahuan, dan mengikuti pendidikan politik terus-menerus,” kata Andi Timo mengungkap latar belakang digelarnya diskusi panel tersebut.

Hadir sebagai panelis dalam diskusi tersebut Ketua Badan Legislasi DPR Ignatius Mulyono, Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP-PD  Ulil Abshar Abdallah, dan Direktur Pusat Kajian Politik Fisip UI Sri Budi Eko Wardani.  Acara tersebut dihadiri seluruh anggota perempuan PD di DPR, Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP-PD Andi Nurpati, Ketua Departemen Perhubungan DPP-PD Michael Wattimena, para pimpinan DPP-PD, kader dan simpatisan PD. (didik l. pambudi)

Ketua Badan Legislasi DPR Ignatius Mulyono, Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP-PD Ulil Abshar Abdallah, dan Direktur Pusat Kajian Politik Fisip UI Sri Budi Eko Wardani hadir sebagai panelis di Diskusi Panel. (Foto: Bobby Triadi)

Tags: , , ,
Mendaftarkan Komentar RSS Feed dalam pos ini

Ada 2 Tanggapan

  1. Partai Demokrat sebagai salah satu kekuatan sosial politik di negeri tercinta ini, harus mampu menciptakan kader-kader partai yang handal baik kuantitas maupun kualitas baik kaum pria maupun kaum perumpuan. Saya yakin, di bawah kepemimpinan Bung Anas sang intelektual berprestasi, mampu untuk menjadikan gender perempuan kader Partai Demokrat yang berkualitas baik di bidang pendidikan, sosial politik maupun semua aspek bidang semua ini tentunya perlu kerja sama, kerja keras dan melalui pelatihan kaderisasi yang berkesinambungan. Salam Demokrat!!!Demokrat Jaya!!!, SBY Yes!!!, Anas Urbaningrum OK!!!

  2. Andi P.Tjulang
    DPD PD Prov. Sulawesi Tenggara [Sultra]

    Kader PD kedepan harus lebih berkualitas kedepan lebih-lebih dari kader gender. PD kedepan genernya jangan hanya “tampil” berpakain safari “mentren” dan “berlipstik” merah serta pakai tas bermerek namun kualitas harus berbareng dengan penampilan.

    Jangan ada kader dilegeslatif bicara dalam sidang-sidang “berlepotan” alias arahnya tidak jelas.

    Kita sangat bangga bila kader PD tampil bekualitas dan berbobot.

Tinggalkan Pesan

Alamat Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kotak yang wajib diisi *

*
*