Dede Yusuf Ajak Warga Menggemari Olah Raga dan Melestarikan Kuliner

Dede Yusuf Ajak Warga Menggemari Olah Raga dan Melestarikan Kuliner

Calon Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf meminum es goyobot (sejenis es cendol) kali lima di sela-sela acara jalan pagi santai dengan ribuan warga di Lapangan Gading Tutuka, Desa Cincin, Soreang, Kab Bandung, Sabtu, 5 Januari 2013. (iwan k)

Bandung: Calon Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf Macan Effendi mengapresiasi acara jalan sehat yang digelar di Lapangan Gading Tutuka, Desa Cincin, Soreang, Kab Bandung, Sabtu, 5 Januari 2013. Kegiatan jalan santai tersebut difasilitasi Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR-RI yang juga Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat DR Hj R Adjeng Ratna Suminar.

Dede Yusuf mengajak masyarakat Jabar menggemari olah raga karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Ia menyampaikan, di Jawa Barat banyak warga kelebihan berat badan karena makanan yang dikonsumsi banyak mengandung lemak dan karbohidrat. Hal lainnya kurang olah raga.

“Program jalan sehat atau naik sepeda bisa menurunkan kelebihan berat badan. Jadi olah raga jalan sehat dan rutin olah raga sangat baik untuk menurunkan angka sakit,” kata Dede Yusuf.

Dede Yusuf menambahkan, pembunuh tertinggi di Jabar saat ini antara lain jantung, stroke, tekanan darah tinggi (hipertensi), dan diabetes. Kesemua penyakit itu berhubungan dengan makanan tinngi karbohidrat dan lemak serta kurang olah raga.

“Kalau masyarakat sering olah raga maka penyakit-penyakit tersebut bisa dihindari,” kata Dede Yusuf yang hadir dalam acara jalan sehat tersebut untuk memenuhi undangan Adjeng yang sifatnya silaturahmi.

Hal menarik lainnya, Dede Yusuf juga mencoba es goyobot (sejenis es cendol) kali lima di lapangan tersebut. Dede memang menaruh perhatian besar pada pedagang kuliner kaki lima mulai dari somai, batagor, cilok.

“Dulu saya pernah jualan es goyobot. Saya menyerut dan menyiapkan sendiri cendolnya sehingga akhirnya semenjak itu saya jadi hobi. Es goyobot menjadi khas dari Kota Bandung dan Kabupaten Bandung sehingga harus dilestarikan karena di luar negri saja sudah di cari-cari. Tinggal bagaimana memaksimalkan potensi-potensi yang ada. Program melestarikan kuliner khas Jabar sendiri sudah ada semenjak 2011. Kita harus menghargai saudara-saudara kita yang menjual kuliner khas ini,” kata Dede.

Di tempat sama, Ketua DPD Partai Demokrat Jabar yang juga Ketua Tim Pemenangan Dede Yusuf-Laksamana, Iwan Sulandjana menegaskan, pihaknya terus melakukan konsolidasi untuk satu suara memenangkan Dede-Laksamana. (iwan k/didik)

 

Tinggalkan Pesan

Alamat Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kotak yang wajib diisi *

*
*