Partai Demokrat Luncurkan 11 Kandidat Capres

_MG_7725 - Copy

Suasana peluncuran 11 kandidat dalam Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (15/9) malam. Kesebelas peserta tersebut adalah Ali Masykur Musa, Anies Rasyid Baswedan, Dahlan Iskan, Dino Patti Jalal, Endriartono Sutanto, Gita Wirjawan, Hayono Isman, Irman Gusman, Marzuki Alie, Pramono Edhie Wibowo, dan Sinyo Harry Sarundajang. (iwan k)

Jakarta: Partai Demokrat resmi meluncurkan 11 Kandidat dalam Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (15/9) malam. Kesebelas  peserta tersebut adalah Ali Masykur Musa, Anies Rasyid Baswedan, Dahlan Iskan, Dino Patti Jalal, Endriartono Sutanto, Gita Wirjawan, Hayono Isman, Irman Gusman, Marzuki Alie, Pramono Edhie Wibowo, dan Sinyo Harry Sarundajang.

Hadir dalam acara tersebut  antara  lain Ketua Harian DPP-PD Syarief Hasan, Sekretaris Jenderal DPP-PD Edhie Baskoro Yudhoyono, para Anggota Majelis Tinggi PD, Anggota Dewan Pembina PD, Pengurus Harian DPP-PD, Anggota Fraksi PD DPR-RI, para ketua umum partai politik dan organisasi massa.

Ketua Komite Konvensi Capres PD Muhammad Maftuh Basyuni dalam sambutannya mengatakan, munculnya nama 11 kandidat Capres Partai Demokrat dimulai dari munculnya gagasan SBY.  Hanya beberapa saat setelah terpilih sebagai Ketua Umum PD secara aklamasi lewat Kongres Luar Biasa PD  di Bali, 30 Maret 2013, SBY mengatakan, capres yang diusung PD nantinya dijaring lewat mekanisme konvensi. Meskpun masih wacana, gagasan cemerlang itu segera menimbulkan reaksi internal maupun eksternal partai.

Menyikapinya SBY menggelar konferensi pers di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu, 7 Juli 2013, pukul 22.00, menjelaskan mekanisme Konvensi Capres Partai Demokrat 2014. Hal yang perlu digarisbawahi sistem konvensi tersebut berbeda dengan yang dikenal. Konvensi Capres Partai Demokrat 2014 digelar semi terbuka. Para tokoh nasional yang menjadi peserta bisa merupakan kader partai atau non-kader. Konvensi juga  dilaksanakan secara transparan.

Selanjutnya Majelis Tinggi Partai Demokrat yang diketuai SBY membentuk Komite Konvensi Calon Presiden yang beranggotakan 17 orang, dipimpin Muhammad Maftuh Basyuni. Pengumuman  itu disampaikan di Hotel Darmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu 11 Agustus 2013 malam.

Yang menarik, dari 17 anggota komite, hanya 7 orang yang merupakan  kader partai sedangkan 10 lainnya bukan kader, termasuk Maftuh Basyuni.

“Bagi saya, Pak SBY telah melakukan, gerakan luar biasa. Kalau kita saksikan, banyak kepala daerah yang tidak bisa dipilih lagi karena sudah memimpin dua periode maka mengajukan keluarganya untuk menggantikannya. Tetapi Pak SBY tidak melakukannya. Kita tahu, Ibu Ani Yudhoyono pantas memimpin Indonesia. Bahkan banyak yang mengatakan Ibu Ani adalah Hillary Clintonnya Indonesia.  Tetapi Pak SBY telah tegas mengatakan, tidak mencalonkan anak istrinya. Janji itu ditepati dengan menggelar konvensi capres ini,” kata Maftuh Basyuni.

Maftuh meminta agar kesebelas kandidat tidak saling jegal tetapi menunjukkan mereka bisa bekerja sama dengan baik.

Dikatakannya, Konvensi Capres yang bisa diikuti para tokoh nasional tanpa peduli latar belakangnya ini memungkinkan lahirnya seorang satrio piningit (pemimpin bangsa yang diramalkan pujangga Ronggowarsito).

“Mudah-mudahan satu dari sebelas kandidat adalah satrio piningit yang kita tunggu-tunggu,” kata Maftuh.

Maftuh Basyuni juga memastikan, penentuan pemenang Konvensi Capres Partai Demokrat akan ditentukan hasil survei yang dilakukan lembaga-lembaga independen. Segera setelah menerima hasil survei maka Komite Konvensi akan melaporkannya pada  Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY  untuk ditetapkan.

Setelah Maftuh Basyuni menyampaikan sambutannya, kesebelas peserta Konvensi Capres Partai Demokrat secara bergiliran memaparkan visi-misi.  Selanjutnya kesebelas kandidat menandatangani komitmen “siap menang dan siap kalah”. Usai pembacaan  doa, kesebelas kandidat foto bersama dengan para kader Partai Demokrat. (didik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*