M Nasyit Umar: SBY Memiliki Model, Modul, dan Modal

Nasyit Umar_email

Anggota FPD DPR-RI Ir H Muhammad Nasyit Umar (foto:kardi)

Jakarta: “Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)   adalah idola saya. Melihat kepemimpinannya setelah menjadi Presiden RI ke-6, beliau memiliki segalanya yaitu model, modul, dan modal. Modalnya, SBY cerdas, tegas, dan gagah. Modulnya, SBY mempunyai visi dan misi yang jelas untuk membawa perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik. Modalnya, SBY adalah perwira tinggi angkatan darat dan pernah menduduki beberapa jabatan strategis di pemerintahan. Itulah yang menyebabkan rasa ketertarikan saya sehingga bergabung dengan Partai Demokrat”.

Untaian kalimat yang terstruktur dengan baik tersebut diungkapkankan Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR-RI Ir H Muhammad Nasyit Umar saat diwawancarai website demokrat di ruang kerjanya, Gedung DPR/MPR-RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa.(17/02/2015)

Terkait keterpilihannya di dapil Sulawesi Selatan II (meliputi Kabupaten  Maros, Wajo, Soppeng, Bone, Parepare, Barru, Pangkep, Sinjai, dan Bulukumba),  Nasyit Umar  menguingkapkan, sebagai mantan Kepala Dinas pengelolaan Sumber daya Air Mineral, ia  telah banyak berperan di dalam pembangunan sejumlah irigasi di Sulawesi Selatan. Kerja kerasnya itu menyebabkan dirinya dikenal dan dekat dengan rakyat terutama para petani. Selain itu di dalam setiap sosialisasinya ia selalu menjelaskan program pro-rakyat Presiden RI ke-6 SBY, yang manfaatnya sudah dirasakan masyarakat.

“Kesemua hal itu sangat membantu saya meraih suara sehingga bisa menjadi anggota DPR-RI,” ujar Nasyit Umar.

Terkait posisi Fraksi Partai Demokrat (FPD) di DPR-RI sebagai partai penyeimbang, yang berarti tidak berada di kubu Koalisi Indonesia Hebat (KIH) ataupun Koalisi Merah Putih (KMP), Nasyit Umar menegaskan, jika program pemerintahan sekarang berpihak kepada rakyat maka FPD mendukung, tapi jika sebaliknya maka FPD harus mengkritisinya secara santun.

“Partai Demokrat akan pro-rakyat selamanya. Sebagai contoh, rancangan Perppu Pilkada langsung yang digagas Pak SBY dapat disahkan menjadi UU di DPR karena SBY sangat pro-rakyat. Apalagi Pak SBY menjadi Presiden RI selama satu dasawarsa (200402014) karena dipilih secara langsung oleh rakyat,” Anggota Komisi IV tersebut menggambarkan.

Menyikapi Kongres Partai Demokrat 2015,  Nasyit Umar  mengharapkan, SBY selalu dalam keadaan sehat dan bersedia dipilih lagi sebagai Ketua Umum PD/

“Kami, seluruh kader PD se-Sulawesi Selatan, sudah bulat mendukung Pak SBY menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2019-2020. Semoga di kepemimpinan beliau, PD akan  memenangkan kembali Pemilu 2019,” Nasyit Umar mengharapkan. (iwan/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*