Marwan Cik Asan Mengagumi saat SBY Masih Pangdam Sriwijaya

Marwan Cik Asan_email

Anggota FPD DPR-RI Ir H Marwan Cik Asan MM (foto: kardi)

Jakarta: Ir H Marwan Cik Asan MM adalah  legislator di DPR-RI  dengan Nomor Anggota 410, dari Fraksi Partai Demokrat. Kisah Marwan Cik Asan bergabung dengan Partai Demokrat dimulai ketika ia masih menjadi mahasiwa Universitas Indonesia. Di sekitar tahun 1996, Marwan pernah menghadiri sebuah seminar yang di selenggarakan Kasospol Letjen TNI Syarwan Hamid. dimana salah satu pembicaranya adalah Mayjen TNI Susilo Bambang Yudhoyono (kini Presiden RI ke-6 sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat).

“Saat itu beliau masih sebagai Pangdam II Sriwijaya di Palembang. Saya kagum dengan pemikirannya tentang Indonesia. Sejak saat itu saya selalu mengikuti aktivitas beliau di media. Saat dicalonkan sebagai wapres, mendirikan Partai Demokrat, mundur sebagai Menko Polkam, hingga mencalonkan diri sebagai Presiden RI tahun 2004. Saat beliau sebagai calon Presiden RI ke-6, saya bersama keluarga dan teman-teman terjun berjuang sebagai simpatisan pendukung SBY-JK. Alhamdulillah beliau menang. Kemudian tahun 2007, saya mendaftar sebagai anggota Partai Demokrat.” Marwan mengisahkan kepada website demokrat, Selasa (18/2).

Setelah menjadi kader, Marwan kemudian maju sebagai  calon Anggota DPRD Lampung di Pemilu Legislatif 2009. Berkat kerja kerasnya Marwan terpilih sebagai  Anggota DPRD Lampung 2009-2014. Karier Marwan di politik segera melesat cepat setelah Partai Demokrat mempercayakannya sebagai Ketua DPRD Lampung.

Pada Pemilu Legislatif 2014, Marwan bertekad maju sebagai caklon Anggota DPR-RI dari Dapil Lampung II (meliputi Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Way Kanan, dan Kabupaten Lampung Timur). Di daerah pertanian itu masyarakatnya memang merasakan langsung program pembangunan pro-rakyat yang dilakukan Pemerintahan Presiden SBY.

Marwan menjelaskan program tersebut antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Program Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Jaminan Kesehatan  Masyarakat, Program Beras untuk Keluarga Miskin  (RASKIN), serta Program Nasional Pemberdayaan  Masyarakat (PNPM).

Selain itu, Marwan juga intens turun ke masyarakat sejak lima tahun lalu, sejak ia terpilih sebagai anggota DPRD Prov Lampung periode 2009-2014. Ia turun ke masyarakat bukan hanya enam bulan sebelum Pemilu 2014, tetapi jauh sebelum itu.

“Sebagai wakil rakyat di Prov Lampung, saya berkomunikasi dengan masyarakat selama lima tahun,” kata Marwan.

Meski banyak sekali yang telah dilakukan Marwan selama menjadi wakil rakyat (baik di DPRD Lampung maupuin DPR-RI), pengalaman yang dirasakannya paling berkesan adalah ketika saat masih sebagai Ketua DPRD Lampung, ia berhasil memperjuangkan jalan dan listrik untuk daerah terisolir di Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten Lampung Utara.

Dalam menjalankan peran sebagai Anggota DPR-RI Marwan selalu mengingat pesan SBY agar menjalankan amanah sebagai wakil rakyat dengan bersungguh-sungguh memperjuangkan kepentingan rakyat termasuk daerah pemilihan masing-masing dengan mengkedepankan etika politik yang bersih, cerdas, dan santun.

”Terkait posisi sebagai partai penyeimbang, para kader  diminta objektif terhadap pemerintah. Jika itu pro-rakyat kita akan dukung, namun jika kebijakan pemerintah tidak pro-rakyat maka kita akan kritisi secara proposional, terukur, dan santun,” Marwan menegaskan.

Dalam menjalankan fungsi i DPR-RI, Marwan  sudah melakukan banyak hal. Di bidang legislasi memperjuangkan Revisi RUU Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah; dalam bidang anggaran memperjuangkan program KUR yang terbukti berhasil mendorong ekonomi rakyat; di bidang pengawasan berhasil mendorong terbentuknya Panja Penerimaan Pajak dan Panja Perbankan.

Menyikapi Kongres Partai Demokrat Ketiga yang segera digelar, Marwan mengajak seluruh kader untuk mejaga soliditas Partai Demokrat dan memohon kesediaan SBY memimpin Partai Demokrat setidaknya untuk lima tahun ke depan.

Di akhir pernyataannya, Marwan mengharapkan para kader Partai Demokrat semakin bersemangat dan makin berkualitas pemikirannya.

“Sehingga, selama lima tahun ke depan, kita bisa menjaga ingatan kolektif masyarakat tentang keberhasilan pembangunan di masa Presiden RI ke-6 SBY. Dampaknya, lima tahun mendatang, di tahun 2019, rakyat kembali mempercayakan pembangunan bangsa kepada Partai Demokrat,” Marwan mengakhiri keterangannya. (rilis/didik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*