Siti Mufattahah Tertarik ke PD  karena Visi yang Mulia

Siti Mufattahah_email

Anggota FPD DPR-RI Hj Siti Mufattahah Psi (foto: dok pri)

Jakarta: Nama Hj Siti Mufattahah Psi cukup dikenal di parlemen pusat karena ia telah dua kali terpilih sebagai Anggota DPR-RI (2009-2014 dan kini 2014-2019).

Siti Mufattahah tertarik masuk Partai Demokrat karena partai ini adalah produk reformasi yang memiliki dasar dan visi yang mulia yang, antara lain, berusaha mewujudkan tatanan dunia baru yang damai, demokratis, dan sejahtera.

“Begitu luas makna dari visi ini, dengan cita-cita luhur membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat, berdaulat, dan mandiri,” ujar Siti Mufattahah kepada majalah demokrat, Selasa (17/2).

Sebagai kader yang sangat mengagumi Presiden RI ke-6 sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maka Siti Mufattahah ingin menjalankan semaksimal mungkin pesan SBY kepada para Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR-RI.

“Pak SBY berpesan agar seluruh anggota FPD DPR RI  tetap kritis dan objektif terhadap kinerja pemerintahan saat ini dan mendorong agar program pemerintah tetap dalam koridor mensejahterakan rakyat. FPD DPR-RI harus memastikan dan mendorong agar program dan kinerja pemerintahan Jokowi-JK tetap dalam track untuk kebaikan rakyat sebagaimana telah dilakukan pemerintahan SBY sebelumnya,” demikian disampaikan Siti Mufattahah.

Siti Mufattahah menjelaskan SBY juga memberikan arahan dan motivasi serta semangat kepada anggota FPD DPR-RI agar tetap bekerja untuk rakyat dan berkerja sesusai tugas dan fungsinya sebagai anggota DPR.

“Bilamana program pemerintah merugikan rakyat, Demokrat sebagai garda terdepan akan mengkritisinya. Jadi itulah peran Partai Demokrat sebagai penyeimbang di parlemen,” ujar Siti Mufattahah.

Saat ditanya bagaimana kiatnya bisa dua kali memenangkan kursi DPR-RI dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat XI (meliputi Kab. Garut, Kab. Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya), Siti Mufattahah mengatakan, kiat utamanya mesti banyak turun tangan alias terlibat langsung di tengah-tengah masyarakat.

“Masyarakat sebagai pemilih punya hak pilih, pastinya ingin melihat, mengenal dan mengetahui secara langsung figur caleg yang akan dipercayakan nantinya menjadi wakil mereka di parlemen. Ada istilah ‘tak kenal maka tak sayang’,” ujar Siti Mufattahah mengutip sebuah pribahasa.

Kiat lainnya yang dilakukannya  adalah selalu ringan tangan atau suka menolong. Bagi Siti Mufattahah, wakil rakyat harus siap melayani rakyat.

“Dengan melayani rakyat secara langsung maka seorang caleg tentunya akan mendapatkan banyak simpatik dari masyarakat. Masyarakat tentunya akan lebih memilih caleg yang selama ini mereka kenal sebagai sosok yang suka membantu sesama, ketimbang memilih caleg yang sama sekali tidak pernah terdengar sedikit pun memberikan bantuan kepada warga masyarakat,” Siti Mufattahah menegaskan.

Satu hal yang paling mengesankannya terkait aktifitasnya sebagai wakil rakyat, Siti Mufattahah mengatakan, ketika ia aktif memperjuangkan berbagai kebijakan Pemerintahan Presiden RI ke-6 SBY  yang berpihak pada rakyat seperti: Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan dan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Program itu  bertujuan membantu masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan dengan memberikan Peserta Bantuan Iuran (PBI).

Siti Mufattahah juga memperjuangkan pembangunan 5000 puskesmas baru untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat guna mewujudkan Indonesia Sehat. Selain itu, secara konsisten, ia memperjuangkan peningkatan kesejahteraan bidan, perawat, kader posyandu, PL KB melalui pemberian Bantuan Insentif.

“Tentu saya juga memperjuangkan berbagai kebijakan ‘pro rakyat’ lainnya seperti advokasi kasus PHK, pemberian beasiswa bagi dokter spesialist, dan sebagainya,” ujar Siti Mufattahah di akhir keterangannya. (rilis/didik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*