Wahidin Halim Kagumi Pemikiran SBY tentang Pembangunan Bangsa

Wahidin Halim_ok_email

Anggota FPD DPR-RI Doktor Wahidin Halim (foto: omar)

Jakarta: Doktor Wahidin Halim telah mengagumi sosok Profesor Doktor Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejak Partai Demokrat didirikan 9 September 2001. Karakter dan pemikiran-pemikiran SBY tentang pembangunan bangsa dan negara telah menginspirasi Wahidin Halim memberikan dukungan moril kepada SBY dengan mendirikan “Gema Cinta SBY” saat SBY mendeklarasikan diri untuk maju sebagai Calon Presiden di Pemilihan Presiden tahun 2004.

“Walaupun saat itu saya belum bergabung ke dalam Partai Demokrat, saya memberikan dukungan moril untuk pencalonan Bapak SBY sebagai Presiden di Pilpres 2004,” Wahidin menceritakan kisah itu kepada website demokrat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2).

Selanjutnya, kekaguman dan simpati atas kepemimpinan Presiden RI ke-6 SBY selama memimpin bangsa dan negara, memotivasi Wahidin Halim yang saat itu masih menjabat Walikota Tangerang 2003 – 2013 untuk melaksanakan dan mengimplementasikan seluruh program-program pro-rakyat pemerintahan SBY.

“Saat Bapak SBY melakukan peninjauan ke berbagai daerah untuk melihat kondisi infrastruktur sekolah-sekolah, saya meresponsnya dengan membangun sekolah-sekolah baru dan mengundang Bapak SBY untuk melihat langsung hasilnya. Saat Bapak SBY berbicara tentang kesehatan, saya meresponsnya dengan membangun rumah sakit-rumah sakit baru, saya bangun balai-balai pengobatan gratis. Ketika Bapak SBY menjadikan posyandu untuk balita penting, saya respons dengan membangun posyandu-posyandu gratis untuk warga Kota Tangerang,” ujar Wahidin Halim.

Dan semua ini terbukti dengan berbagai penghargaan tingkat nasional diterima Walikota Tangerang periode 2003-2013 ini antara lain; Pengelolaan Keuangan Terbaik se-Provinsi Banten Versi BPK RI  tahun 2006, Piala Citra Abdi Negara untuk Pelayanan Publik Terbaik Tingkat Nasional dari Presiden RI tahun 2006, Pengelolaan Keuangan Terbaik se-Indonesia dari Departemen Keuangan RI tahun 2007, Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya 20 tahun dari Presiden RI tahun 2007, Predikat Pelopor Pendidikan Nasional dari Depdiknas RI tahun 2008, Predikat Pembangunan Sekolah dengan Kualitas Terbaik Standar Bermutu Tingkat Nasional dari Depdiknas RI  tahun 2008, Tingkat Kepuasan Masyarakat atas Pelayanan Kinerja Pemkot Capai 71% dari LSI tahun 2008 dan masih banyak lagi.

Kekaguman Wahidin Halim terhadap sosok SBY dilanjutkan dengan bergabung bersama Partai Demokrat, partai yang digagas dan didirikan oleh SBY. Dalam Musda Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat (DPD PD) Banten tahun 2011, Wahidin Halim ditunjuk secara aklamasi sebagai Ketua DPD PD Banten.

Wahidin menyakini bahwa kepercayaan masyarakat Kota Tangerang kepada dirinya sehingga terpilih menjadi walikota dua periode berturut-turut (2003-2008 dan 2008-2013) serta kini sebagai Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR-RI periode 2014-2019 karena dia telah berniat mewakafkan dirinya untuk kepentingan rakyat.

“Niat saya beribadah. Apa yang saya lakukan di DPR dan pemerintahan adalah beribadah. Karena ketulusan niat dan keikhlasan bekerja untuk kepentingan masyarakat, akhirnya timbal baliknya secara politik masyarakat mendukung saya. Layaknya Bapak SBY yang mewakafkan dirinya demi pembangunan bangsa dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” Wahidin menjelaskan.

Terkait Kongres Partai Demokrat 2015, Wahidin Halim menyampaikan harapannya agar seluruh kader Partai Demokrat memberikan dukungan dan meyakinkan Bapak SBY untuk kembali memimpin Partai Demokrat sebagai Ketua Umum 2015-2020.

“Karena secara fakta dan realitas politik, figur yang representatif dan kapabel untuk memimpin Partai Demokrat hanya Bapak SBY. Kepemimpinannya diakui dunia, masak partai tidak mengakui. Kita harus sadar diri. Dengan kepemimpinan beliau dan kerja keras seluruh kader maka Partai Demokrat akan dapat mengembalikan nama besarnya. Akan mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat Indonesia di Pemilu mendatang dan kembali memimpin dalam pembangunan bangsa dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” ujar Wahidin di akhir pernyataannya. (omar/didik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*