Ibas: Pacitan Miliki Potensi Sumber Batu Akik Berkualitas

_MGL9192_zpsyuajylfp

Anggota DPR-RI asal Dapil VII Jawa Timur Edhie Baskoro Yudhoyono saat mengunjungi sentra batu akik di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Kamis (12/3/2015). (foto: ebyteam)

Pacitan, Jatim: Anggota DPR-RI asal Dapil VII Jawa Timur, Edhie Baskoro Yudhoyono atau akrab disapa Ibas menjelaskan potensi kerajinan batu akik khas Pacitan kini menjadi salah satu objek batu permata yang marak dicari para penggemar batu hias di tanah air.

“Setiap daerah memiliki keunikan dan kekhasannya masing-masing. Kualitas dan keindahan batu akik Pacitan kini semakin digemari dan menjadi salah satu jenis batu  yang banyak dicari oleh para pecinta batu akik,” Ibas menjelaskan dalam kunjungannya ke Kabupaten Pacitan, Kamis (12/3/2015).

Menurut Sekjen PD ini, potensi batu akik khas Pacitan menjadi sumber mata pencaharian yang memiliki nilai pasar yang cukup tinggi, baik di tingkat lokal maupun nasional. Maka, Ibas melanjutkan, dengan pasar batu akik yang semakin luas dan sedang menjadi perhatian masyarakat dewasa ini seharusnya menjadi peluang peningkatan ekonomi para pelaku usaha batu akik di Pacitan.

“Peluang ini jangan sampai terlewatkan apalagi wilayah Pacitan yang kaya akan potensi batu hias atau permata. Masyarakat perlu dorongan agar dapat maksimal menggali potensi alam Pacitan,” ujar Ibas yang kerap mengunjungi sentra perajin batu akik di Pacitan saat kunjungan kerjanya.

Bahkan, anggota Komisi 10 DPR-RI ini yakin, batu akik Pacitan dapat terus dikembangkan menjadi salah satu ikon kerajinan daerah yang bisa mendunia.

“Kota Pacitan sebagai kota penghasil batu akik berkualitas dan memiliki sentra akik yang besar, bisa menembus pasar internasional jika pemerintah daerah dan para perajin bisa bersinergi,” ia menambahkan.

Dicontohkan Ibas, batuan kalsedon di wilayah Donorojo, Pacitan, yang merupakan sentra kerajinan akik terbesar di Pacitan, memiliki struktur kristal yang sangat halus, transparan serta memiliki bintik-bintik atau pusaran putih susu ynag khas.

“Jenis  Kalsedon sangat cocok digunakan sebagai hiasan dan permata. Dan saya yakin bisa menarik pasar domestik dan global,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ibas juga mendorong sektor usaha kecil dan menengah terutama pelaku suaha batu akik di Pacitan bisa menjadi industri kerajinan unggulan khas Pacitan.

“Perlu ada wadah untuk kelompok perajin batu akik Pacitan mengembangkan potensi usahanya, memperluas pengetahuan khususnya dalam bidang pemasaran serta peningkatan keterampilan kreatif dan inovatif untuk mengolah batu akik menjadi produk berdaya saing tinggi di pasar baik dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya optimistis.

Selama ini kerajinan akik Pacitan menjadi salah satu ciri khas dari Kabupaten yang berada di pesisir selatan Jawa Timur. Dalam kurun waktu beberapa dekade terakhir, kerajinan akik Pacitan menjadi sumber mata pencaharian yang memiliki nilai ekspor cukup tinggi, baik di tingkat lokal maupun nasional. Kalsedon sendiri adalah salah satu jenis batu mulia yang diburu lantaran harga jualnya cukup tinggi. Kalsedon menjadi batuan yang cukup mahal karena memang batu jenis ini langka dan kegunaannya pun sangat banyak. Bahkan ada yang menyebutkan, kalsedon bisa menyembuhkan salah satu penyakit mata. (ebyteam/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*