SBY: Diperlukan Gerak Cepat untuk Atasi Pertumbuhan yang Melambat

10150527_676545299078081_1499573060_n

Presiden RI ke-6 yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (facebook/SBYudhoyono)

Jakarta: Presiden RI ke-6 yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan diperlukan gerak cepat dan solusi yang efektif dari pemerintah untuk mengatasi persoalan fiskal serta APBN, pertumbuhan yang melambat, juga kelesuan investasi dan bisnis. Pernyataan ini disampaikan SBY melalui akun pribadinya di twitter dan facebook, Jumat (8/5/2015).

“Perbincangan masyarakat minggu ini didominasi oleh isu pelambatan ekonomi kita, dengan segala dampak dan implikasinya. Kecemasan atas memburuknya situasi perekonomian bukan hanya disuarakan oleh pelaku pasar, tetapi juga oleh masyarakat luas. Sebaiknya kita tidak perlu panik. Keadaan seperti ini setiap saat bisa terjadi. Masa kini dunia ekonomi mudah serta sering mengalami gejolak,” demikian SBY mengawali pernyataannya di media sosial.

SBY menegaskan, menghadapi situasi ini, yang penting, pemimpin dan pemerintah menyadari serta mengakui bahwa memang ada persoalan yang harus ditangani secara serius. Diperlukan gerak cepat dan solusi yang efektif untuk mengatasi persoalan fiskal serta APBN, pertumbuhan yang melambat, serta kelesuan investasi dan bisnis.

“Juga harus diantisipasi kemungkinan meningkatnya pengangguran, serta gangguan terhadap kecukupan dan stabilitas harga bahan pokok. Kalau berbagai persoalan ini tidak ditangani secara efektif, bisa saja keadaannya menjadi lebih buruk. Ini harus kita cegah,” SBY menguraikan.
SBY menjelaskan, bagi pemerintah, apa pun opsi atau kebijakan yang dipilih, selalu ada plus dan minusnya. Ada pro atau kontra. Tetapi sebuah kebijakan tetap harus diambil.

“Yang penting, pemerintah beri solusi. Tetapkan ‘policy response’ yang realistik dan sungguh dijalankan. Jangan terlalu banyak beretorika,” SBY menyarankan.
SBY mengingatkan, dulu, sebagai Kepala Negara dan Pemerintahan RI, persoalan seperti ini sering juga dihadapinya. Tentu bukan persoalan yang mudah. Tetapi dengan kerja keras serta tindakan tepat, permasalahan yang dihadapi mampu diselesaikan Pemerintahan SBY.

“Rakyat perlu memberi kesempatan dan dukungan kepada Pak Jokowi serta pemerintah, untuk mengatasi permasalahan di bidang ekonomi ini. Saya menilai situasinya belum masuk krisis. Masih ada waktu. Masih tersedia solusi. Penurunan ekonomi masih bisa dibalikkan,” SBY mengakhiri pernyataannya. (diambil dari akun twitter dan facebook SBYudhoyono/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*