Birukan Sukabumi!

IMG_0064 - Copy

Para Pengurus Pusat Partai Demokrat menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya saat DPP-PD menggelar temu kader dengan DPC-PD se-Kabupaten dan se-Kota Sukabumi di Gedung Korpri Kota Sukabumi, Jawa Barat Rabu (16/9). Temu kader yang masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-14 Partai Demokrat itu untuk menguatkan soliditas kader, termasuk memenangkan pemilukada Kabupaten Sukabumi pada 9 Desember 2015. (mcpd/iwan k)

Sukabumi: Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP-PD) menggelar temu kader dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PD se-Kabupaten dan se-Kota Sukabumi di Gedung Korpri Kota Sukabumi, Jawa Barat Rabu (16/9). Temu kader yang masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-14 Partai Demokrat itu untuk menguatkan soliditas kader, termasuk memenangkan pemilukada Kabupaten Sukabumi pada 9 Desember 2015.

Sekretaris Jenderal DPP-PD Dr Hinca IP Pandjaitan dalam pertemuan itu memulai pengarahannya dengan memeluk dua anggota Satgas Rajawali. Perlambang kasih sayang dan perhatian DPP-PD pada kader se-Indonesia.

Selanjutnya Hinca menyampaikan salam dan ucapan selamat HUT ke-14 PD dari Ketua Umum Partai Demokrat Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Ani Yudhoyono  kepada para DPC-PD se-Kabupaten/Kota Sukabumi. SBY dan Ibu Ani berhalangan hadir karena ada tugas teramat penting yang harus dilaksanakan, antara lain, di Jepang  dan Australia.

Hinca dalam arahannya menegaskan pada para kader agar mendukung pasangan yang diusung Partai Demokrat yakni,  Adjo Sardjono, kader PD, sebagai calon wakil bupati  (cawabup) Sukabumi yang berpasangan dengan Marwan Hamami (calon bupati).

IMG_0209 - Copy

Sekretaris Jenderal DPP-PD Dr Hinca IP Pandjaitan mengangkat lengan dua anggota Satgas Rajawali, usai memeluk keduanya, saat DPP-PD menggelar temu kader dengan DPC-PD se-Kabupaten dan se-Kota Sukabumi di Gedung Korpri Kota Sukabumi, Jawa Barat Rabu (16/9). Temu kader yang masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-14 Partai Demokrat itu untuk menguatkan soliditas kader, termasuk memenangkan pemilukada Kabupaten Sukabumi pada 9 Desember 2015. (mcpd/iwan k)

Pemilukada di Kab Sukabumi harus dimenangkan karena di Sukabumi Partai Demokrat pernah menjadi partai terbesar. Apalagi Kab Sukabumi yang memiliki 47 kecamatan adalah kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali.

Hinca menegaskan, kader harus menyadari bahwa kemenangan tidak turun dari langit tapi  membutuhkan kerja keras, loyalitas, dan militansi kader. Karenanya ia menyampaikan instruksi DPP-PD agar para kader se-Kabupaten dan se-Kota Sukabumi mengibarkan bendera Partai Demokrat setinggi-tingginya di depan kediaman masing-masing, selain di depan kantor kepengurusan.

Hal lain yang menarik dalam temu kader tersebut, seluruh Pengurus Pusat Partai Demokrat memakai ikat kepala khas Sunda. Hinca menyatakan, arti para pengurus pusat memakai ikat kepala khas Sunda menunjukkan kecintaan Demokrat pada budaya bangsa. Ikat di kepala juga bisa dimaknai bahwa berpolitik harus matang tapi tidak dengan kening yang berkerut. Berpolitik harus bergembira, meskipun 24 jam berpikir untuk merebut kekuasaan yang, semata-mata, diperuntukkan bagi kesejahteraan rakyat.

Sebelumnya Ketua Badan Pembinaan Organisasi Keanggotaan Kaderisasi (BP OKK) DPP-PD Pramono Edhie Wibowo menyatakan perjalanan panjang dari Jakarta ke Sukabumi demikian lancar. Artinya kedatangan pengurus pusat disambut suka cita oleh para kader dan masyarakat Sukabumi.

IMG_0151

Ketua BP OKK DPP-PD Pramono Edhie Wibowo memberi sambutan dalam temu kader DPP-PD dengan DPC-PD se-Kabupaten dan se-Kota Sukabumi di Gedung Korpri Kota Sukabumi, Jawa Barat Rabu (16/9). Temu kader yang masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-14 Partai Demokrat itu untuk menguatkan soliditas kader, termasuk memenangkan pemilukada Kabupaten Sukabumi pada 9 Desember 2015. (mcpd/iwan k)

“Kami datang lengkap untuk meningkatkan soliditas dan memenangkan pasangan Marwan Hamami dan Adjo Sardjono dalam Pemilukada di Kab Sukabumi,” Pramono Edhie menyampaikan.

Mantan Kasad TNI itu lantas menegaskan, dalam kapasitas sebagai Ketua BP-OKK, ia akan menindak tegas siapa pun kader di Kota/Kab Sukabumi yang mbalelo dari instruksi DPP-PD, termasuk dalam upaya memenangkan pasangan Marwan Hamami dan Adjo Sardjono. Sanksi tersebut termasuk, yang terkeras, pemecatan sebagai kader Demokrat.

“Masih banyak kader yang lebih hebat dan saya juga menerima permintaan menjadi anggota Demokrat demikian banyaknya, dari seluruh tanah air,” ujar Pramono Edhie sembari mengingatkan para kader harus memegang teguh etika politik bersih, cerdas, dan santun.

“Jadi kalau ada kader Demokrat yang keluar hanya karena janji-janji bohong, menukar loyalitasnya hanya karena mengutamakan hawa nafsu, maka ia memang bukan kader yang cerdas. Orang seperti itu,  silakan minggir dari Demokrat. Para kader harus lurus hati mendukung calon yang ditetapkan Partai Demokrat. Sekarang saatnya kita bersatu, solid, dan militan. Birukan Sukabumi!” Pramono Edhie memotivasi para kader.

Hadir dalam temu kader tersebut para Pengurus Pusat Partai Demokrat antara lain Bendahara Umum DPP-PD Indrawati Sukadis, Direktur Eksekutif DPP-PD Fadjar Sampurno, Wasekjen DPP-PD Andi Timo Pangerang, Ketua HUT ke-14 DPP-PD Nurcahyo Anggorojati, Ketua Divisi Keamanan Internal DPP-PD Rudi Kadarisman, Sekretaris Komisi Pemenangan Pemilu DPP-PD Ahdi Muqhsit, pengurus  pusat Eka Putra, Haris Wijaya, Ketua DPD-PD Jabar Iwan Sulandjana, Ketua DPC-PD Kota Sukabumi, yang juga Walikota Sukabumi, Muhammad Muraz, Ketua DPC-PD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi, serta para kader Partai Demokrat se-Kota/Kabupaten Sukabumi. (didikpambudi)