Makna Mars Partai Demokrat

IMG_0239

Sekretaris Jenderal DPP-PD Dr Hinca IP Pandjaitan memberi pengarahan saat DPP-PD menggelar temu kader dengan DPC-PD se-Kabupaten dan se-Kota Sukabumi di Gedung Korpri Kota Sukabumi, Jawa Barat Rabu (16/9). Temu kader yang masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-14 Partai Demokrat itu untuk menguatkan soliditas kader, termasuk memenangkan pemilukada Kabupaten Sukabumi pada 9 Desember 2015. (mcpd/iwan k)

Sukabumi: Ada hal menarik disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Dr Hinca IP Pandjaitan saat pengurus pusat menggelar temu kader dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota se- Sukabumi di  Gedung Korpri Kota Sukabumi, Jawa Barat Rabu (16/9).

Dalam temu kader yang digelar, antara lain, untuk  memenangkan pemilukada Kabupaten Sukabumi pada 9 Desember 2015, Hinca Pandjaitan menegaskan, para kader harus menyadari bahwa lagu Mars Partai Demokrat (diciptakan Ketua Umum Partai Demokrat Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono) sesungguhnya telah memuat rangkaian kalimat untuk memenangkan partai berlambang bintang segitiga merah putih.

Lirik yang terdapat dalam Mars Partai Demokrat sesungguhnya adalah doa, ikhtiar, semangat, tekad, dan sasaran yang ingin diraih seluruh kader berideologi nasionalis-religius.

Lirik: Megah berkibar menjulang ke angkasa panji Partai Demokrat, mengandung makna para kader harus mengangkat tinggi-tinggi bendera, lambang, bahkan atribut Partai Demokrat agar masyarakat semakin mengenalnya.

Lirik: Membawa pesan damai berkat rahmat Ilahi untuk seluruh negeri, menunjukkan kader Partai Demokrat adalah masyarakat yang berjiwa damai (biru) dan perbutannya menjadi tauladan bagi bangsa.

Dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika Indonesia sentosa, hidup aman, adil, dan damai, demokratis dan sejahtera; lirik bermakna, sebagai kader yang berasas Pancasila, para kader Demokrat meyakini bahwa Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal  merupakan empat konsensus bangsa yang tidak bisa ditawar lagi untuk membawa kesejahteraan rakyat.

IMG_0568 - Copy

Pengurus Pusat Partai Demokrat meninjau pembangunan gedung DPC-PD Kota Sukabumi dalam rangkaian temu kader DPP-PD dengan DPC-PD se-Kabupaten dan se-Kota Sukabumi, Rabu (16/9). Temu kader yang masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-14 Partai Demokrat itu untuk menguatkan soliditas kader, termasuk memenangkan pemilukada Kabupaten Sukabumi pada 9 Desember 2015. (mcpd/iwan k)

Bersatulah bangsaku, singsingkan lengan baju, bangunlah Indonesiaku, Partai Demokrat berbakti untuk Ibu Pertiwi. Lirik ini bermakna, para kader harus mengutamakan persatuan dan terus bekerja keras untuk bisa menyejahterakan rakyat. Caranya, memimpin pemerintahan dan parlementer di negeri ini.

“Konkretnya, kita harus memenangkan seluruh Pemilukada yang digelar dan  merebut kembali kemenangan pada Pemilu (legislatif dan capres/cawapres) di tahun 2019. Ingatlah syair akhir lagu ‘Halo-halo Bandung’: ayo, Bung, rebut kembali! Itulah cara kita berbakti pada Ibu Pertiwi. Memimpin negeri ini untuk menyejahterakan rakyat,” Hinca Pandjaitan memungkasi penjelasannya tentang makna lagu “Mars Partai Demokrat”.

Hadir dalam temu kader tersebut para Pengurus Pusat Partai Demokrat antara lain Bendahara Umum DPP-PD Indrawati Sukadis, Ketua Badan Pembinaan Organisasi Keanggotaan Kaderisasi DPP-PD Pramono Edhie Wibowo, Direktur Eksekutif DPP-PD Fadjar Sampurno, Wasekjen DPP-PD Andi Timo Pangerang, Ketua HUT ke-14 DPP-PD Nurcahyo Anggorojati, Ketua Divisi Keamanan Internal DPP-PD Rudi Kadarisman, Sekretaris Komisi Pemenangan Pemilu DPP-PD Ahdi Muqhsit, pengurus  pusat Eka Putra, Haris Wijaya, Ketua DPD-PD Jabar Iwan Sulandjana, Ketua DPC-PD Kota Sukabumi, yang juga Walikota Sukabumi, Muhammad Muraz, Ketua DPC-PD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi, serta para kader Partai Demokrat se-Kota/Kabupaten Sukabumi. (didikpambudi)