Ibas Tegaskan Anggaran Kesehatan Harus Mencukupi

anggota-komisi-x-dp_20160809_184859

Anggota Komisi X DPR-RI Edhie Baskoro Yudhoyono MSc melihat pemeriksaan kesehatan ibu hamil dalam kegiatan reses Bakti Sosial Pelayanan Pengobatan Ringan dan Pemberian Makanan Tambahan Bagi Ibu dan Balita di Desa Kenongrejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (9/8/2016). (foto: ist/tribun)

Jakarta: Anggota Komisi X DPR-RI Edhie Baskoro Yudhoyono MSc bisa memahami langkah pemerintah yang memangkas anggaran di kementerian dan lembaga negara. Namun ia mengharapkan anggaran di sektor kesehatan harus mencukupi. Terlebih anggaran untuk program kesehatan ibu dan balita.

“Karena ibu dan balita mempunyai peranan yang sangat penting, strategis dan menentukan kualitas manusia Indonesia di masa mendatang,” kata Ibas, sapaan Edhie Baskoro Yudhoyono, di sela-sela acara kegiatan reses “Bakti Sosial Pelayanan Pengobatan Ringan dan Pemberian Makanan Tambahan Bagi Ibu dan Balita” di Desa Kenongrejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (9/8/2016).

Justru, Ibas melanjutkan, sedapat mungkin pemerintah harus meningkatkan tambahan anggaran bagi kebutuhan kesehatan ibu dan balita.

“Sudah menjadi kewajiban kita bersama di DPR untuk mengingatkan soal ini kepada pihak pemerintah agar anggaran untuk kesehatan ibu dan balita jangan dipangkas,” putra bungsu Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menegaskan.

Karena menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPR-RI ini, pemerintah harus memperhatikan akan kebutuhan makanan yang bergizi bagi anak-anak, terutama yang masih berusia balita.

“Juga kebutuhan bagi para ibu hamil. Karena gizi balita ini dapat diperoleh dari air susu ibu atau ASI dan makanan pendamping ASI. Yang tidak kalah penting tentunya juga pemberian imunisasi,” Ibas menerangkan.

Jadi, Ibas menekankan, apabila semua kebutuhan dasar balita itu telah tercukupi, maka anak tentunya akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan berkualitas.

“Sehingga saat dewasa nanti, mereka dapat memperoleh keterampilan berkomunikasi, kemandirian, berpikir dan berkreasi,” ujar ayah dua putra dari perkawinannya dengan Aliya Rajasa Baskoro Yudhoyono ini.

Makanya, sekali lagi Ibas berharap, pemerintah tidak memangkas anggaran kesehatan bagi ibu dan balita.

“Kalau akhir-akhir ini kita mendengar maraknya beredar vaksin palsu, saya juga berharap hal itu bisa segera dituntaskan pemerintah bersama aparat, termasuk terus mengawasi peredaran vaksin di masyarakat,”  Ibas mencontohkan pentingnya menjaga kesehatan generasi penerus.

(tribun/dik)