Menteri ESDM Harus Kompeten dan Anti-Korupsi

Cpqb5I_VIAAHh2E

Sekjen Partai Demokrat Dr Hinca IP Pandjaitan XIII (foto: twitter/@hincapandjaitan)

Jakarta: Posisi Menteri ESDM saat ini diisi Luhut Pandjaitan untuk sementara setelah Arcandra Tahar diberhentikan. Presiden Joko Widodo diminta tak lagi salah pilih sosok menteri.

“Ini pelajaran berharga untuk anak bangsa. Kita ambil hikmahnya. Presiden punya hak prerogatif untuk angkat dan menghentikan menterinya,” kata Sekjen Partai Demokrat Dr Hinca IP Pandjaitan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (16/8/2016).

Kini, Presiden menghadapi tahapan baru yaitu memilih pengganti Arcandra.

“Kita memberi kesempatan ke presiden untuk memilih menteri ESDM yang pas,” ujar Hinca.

Hinca menegaskan bahwa Partai Demokrat menyerahkan sosok menteri ke presiden. Bila boleh memberi masukan, Demokrat mengingatkan bahwa kompetensi itu penting.

“Kalau boleh kita memberi masukan, ESDM ini penting sekali. Semua perhatian kita tertuang ke situ. Harus yang paham. Tidak mudah, tapi banyak tokoh itu,” ucap Hinca.

Dia mengatakan bahwa Demokrat juga selalu mendukung semangat antikorupsi. Kriteria itu juga penting ada di sosok menteri.

“Antikorupsi itu menjadi penting,” ujarnya.

(detik/dik)