Kepedulian Umar Arsal dan Tukang Becak Hamil Tua

Anggota FPD DPR-RI Umar Arsal dengan wajah prihatin berdialog hangat dengan ibu hamil tua (tujuh bulan) yang bekerja sebagai penarik becak demi menghidupi tujuh anak dan membiayai perobatan suaminya yang sakit keras. Umar Arsal memberikan santunan kerpada ibu tersebut dan 120-an tukang becak lainnya di Asrama Dayung, Benubenua, Kota Kendari, Minggu (11/6/2017). (twitter/isari68)

Kendari, Sultra:  Wajah perempuan tak biasa itu tampak bahagia. Tak biasa karena demi memperjuangkan kehidupan ia mesti mengayuh becak dalam keadaan hamil tua (7 bulan). Bahagia, karena di hari ke-16 Ramadan tahun ini, ia mendapatkan santunan dari Umar Arsal, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR-RI, di Asrama Dayung, Benubenua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (11/6/2017).

“Ibu itu bekerja sebagai tukang becak dalam keadaan hamil tua karena harus menghidupi ketujuh anaknya. Ia harus mengayuh becak karena suaminya sedang sakit keras. Syukurlah karena Bang Umar Arsal, Anggota FPD DPR-RI, menyantuni ia dan sekitar 120 tukang becak lainnya di bulan Ramadan ini,” demikian disampaikan Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Imelda Sari kepada web demokrat, Minggu (11/6) malam.

Imelda Sari menambahkan, santunan yang diberikan Umar Arsal (yang juga Ketua Divisi Tanggap Darurat DPP-PD) kepada ratusan tukang becak dan anak panti asuhan di Kendari merupakan bagian dari kepedulian sekaligus upaya memberikan solusi dari Partai Demokrat kepada beragam persoalan masyarakat. Ringkasnya ini adalah bagian dari upaya melaksanakan program dengan tema besar “Partai Demokrat Peduli dan Memberi Solusi”. Lewat kepedulian tinggi dan tekad memberikan solusi maka kader Partai Demokrat kerap menemukan beragam kisah luar biasa termasuk perjuangan seorang ibu yang mengayuh becak dalam keadaan hamil tua.

Kedatangan Umar Arsal untuk memberikan santunan kepada 120an tukang becak dan ratusan anak panti asuhan dan pesantren di Kendari, memang sangat dinanti masyarakat setiap Ramadan tiba.

“Sejak kemarin kita sudah dikasih tahu berkumpul di sini. Alhamdulillah setiap bulan puasa kita selalu dapat santunan dari Pak Umar Arsal,” ungkap salah seorang tukang becak, Alex (35) yang sudah 20 tahun mengayuh becak di kawasan kota lama dan Pasar Sentral Kota Kendari.

Serupa dirasakan La Juma yang berprofesi sama.  Ia bahkan membawa serta anak dan istrinya untuk mendapatkan bingkisan dari Umar Arsal. Ia berharap kepada anggota dewan yang lainnya lingkup kota maupun provinsi juga turut berpartisipasi menyalurkan bantuan kepada mereka.

“Anggota dewan yang lain belum ada yang memberikan santunan, padahal waktu itu kita pilih mereka,” ujarnya.

Sesuai jadwal dan agenda, Umar Arsal dan rumah aspirasinya, selama sehari penuh juga menyantuni ratusan penghuni panti asuhan beserta pesantren yang berada di seputaran Kota Kendari.

“Alhamdulillah ini agenda rutin tahunan saya beserta rumah aspirasi, kami berbagi bersama 100 lebih tukang becak dan ratusan anak-anak panti asuhan,” kata Umar Arsal.

(sultrakini/didikpambudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*