AHY Berdialog dengan Lintas Generasi

Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar “Dialog Rakyat Lintas Generasi” dengan sejumlah elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, aktivis lingkungan, budayawan, guru, dokter, dosen, pengusaha dan tokoh agama di Joglo Nugroho Ngampin (JNN), Jalan Mgr Soegijopranoto Ngampin Ambarawa, Kabupaten Semarang, Selasa (22/8/2017) siang. (Foto: AHY Team)

Ambarawa: Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dalam lawatannya dari Jawa Timur ke Jawa Tengah, akhirnya mampir di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Selasa (22/8/2017) siang.

Bertempat di Joglo Nugroho Ngampin (JNN), Jalan Mgr Soegijopranoto Ngampin Ambarawa, putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini menggelar “Dialog Rakyat Lintas Generasi” dengan sejumlah elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, aktivis lingkungan, budayawan, guru, dokter, dosen, pengusaha dan tokoh agama.

Pada awal pertemuan tersebut, para tamu undangan diperlihatkan profil The Yudhoyono Institute melalui dua layar monitor.

“Ambarawa ini kota yang spesial, yang bersejarah. Kita tahu (di sini) ada peristiwa Palagan Ambarawa,” kata AHY mengawali sambutannya.

Pertemuan semacam ini, kata AHY, akan terus dilakukan dari waktu ke waktu di berbagai daerah dengan komunitas.

Melalui dialog dengan tema “Menatap Masa Depan Bangsa, Indonesia Seperti Apa Yang Kita Harapkan?” AHY menyatakan ingin berkontribusi positif bagi kebaikan masyarakat bangsa dan negara dengan cara bertatap muka dan mendengar aspirasi dari seluruh elemen masyarakat Indonesia.

“Setelah Pilkada DKI saya tidak patah semangat, saya justru semakin semangat. Ingin semakin banyak bertemu dengan masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya.

AHY yang mengenakan kemeja batik lengan panjang warna cokelat tua dipadu celana hitam tersebut mengatakan, banyak sekali peluang dan tantangan yang dihadapi menuju Indonesia emas tahun 2045.

“Sesungguhnya banyak indikator yang menunjukkan kita memiliki potensi besar untuk menunjukkan kejayaan bangsa Indonesia pada tahun 2045, walaupun prosesnya tidak mudah. Saat ini dalam hal ekonomi Indonesia masuk 10 besar dunia dan dari jumlah penduduk kita empat besar dunia setelah Amerika,” kata Agus.

Pada kesempatan itu AHY juga menceritakan pertemuannya dengan Presiden Jokowi dan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka menjelang peluncuran The Yudhoyono Institute, 10 Agustus 2017 lalu.

Setelah pidato pembukaan selesai, acara dilanjutkan dengan pertemuan tertutup. Para pewarta yang meliput kegiatan tersebut diminta untuk keluar dari ruangan pertemuan.

(kompas/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*