Bogor Timur Kekeringan, Anton Suratto Bantu Warga

Warga Desa Sirnasari, Tanjungsari, Kab Bogor mendapatkan bantuan air bersih dari truk tanki sumbangan Ketua DPC Partai Demokrat Kab Bogor Anton Sukartono Surrato. (foto: bogorupdate)

Tanjungsari, Bogor: Bumi Tegar Beriman mulai mengalami kekeringan. Padahal Bogor dikenal dengan sebutan kota hujan, nyatanya hujan yang dinantikan sebagian warga tak kunjung turun. Akibatnya, warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih, sebab sumur warga air nya sudah pada mengering.

Desa Sirnasari, Kecamatan Tanjungsari, salahsatu wilayah di Bogor Timur yang mengalami kekeringan air bersih. Dimana, ratusan warga rela antre untuk mendapatkan air bersih dari sebuah truk tanki sumbangan dari Ketua DPC Partai Demokrat Kab Bogor Anton Sukartono Surrato.

“Air bersih sumbangan dari Pak Anton ini akan kita gunakan untuk memasak dan air minum, kalau untuk mandi, kami masih bisa memanfaatkan air sungai,” kata sejumlah warga, kepada wartawan, Selasa (29/8/17) lalu.

Sebelum ada bantuan dari kang Anton sapaan akrabnya, warga mengaku membeli air galon dengan harga Rp 5.000 sampai Rp 6.000/galon. “Sehari, kami membutuhkan dua sampai tiga galon air bersih. Artinya, dalam sehari harus mengeluarkan uang Rp 15.000 sampai Rp 18.000,” ujar salah satu warga.

Kang Anton mengatakan, bantuan air bersih yang disalurkan kepada warga desa Sirnasari ini untuk tanggap darurat saja.

“Jujur saja, saya sendiri tidak tahu, kalau di desa Sirnasari, warganya kesulitan mendapatkan air bersih, jika tidak ada informasi dari kader. Makanya, tanpa berpikir panjang saya langsung menghubungi pengusaha air curah untuk mengirimkan bantuan ke desa Sirnasari,” katanya.

Lebih lanjut Kang Anton mengatakan, Partai Demokrat (PD) berencana akan mengirimkan bantuan air bersih kebeberapa desa yang warganya kesulitan mendapatkan air bersih. “Seluruh kader, termasuk yang duduk di DPRD Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat harus siaga membantu warga,” tegasnya.

Kesulitan warga dibeberapa wilayah memperoleh air bersih, ketika kemarau tiba kata kang Anton bisa diantisipasi dengan membangun sumur-sumur bor atau artesis. “Ini penting dilakukan para pengambil kebijakan di Pemkab Bogor, agar ketika musim kemarau tiba, warga tak perlu bersusah payah mencari sumber air bersih.”

Kepala desa Sirnasari, Gofur yang juga sekaligus sebagai ketua Paguyuban kades se-Kecamatan Tanjungsari, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kang Anton yang langsung bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat dan langsung memberikan bantuan air bersih.

” Saya selaku kades bersama warga desa Sirnasari, sangat terbantu adanya bantuan air bersih dari Kang Anton. Beliau (kang Anton.red) cepat tanggap atas kebutuhan warga disaat kekeringan air bersih,” ungkap Gofur.

(bogorupdate.com/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*