Maafkan tapi Jangan Lupakan, seperti Nelson Mandela

Sekretaris Jenderal DPP-PD Dr Hinca IP Pandjaitan XIII (ketiga dari kanan), Ketua Dewan Pembina DPP-PD EE Mangindaan (kedua dari kiri), Direktur Eksekutif DPP-PD Fadjar Sampurno (paling kiri), Wakil Sekjen DPP-PD Andi Timo Pangerang (ketiga dari kiri), Ketua DPD-PD NTT (yang juga Wali Kota Kupang) Dr Jefriston R Riwu Kore (kedua dari kanan), dan Zara Zettira (kader Demokrat yang penulis produktif) mengikuti Syukuran Kebangsaan dan Temu Kader Partai Demokrat di Grand Mutiara Kupang, Rabu (23/8/2017). (twitter/@hincapandjaitan)

Kupang:  Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Dr Hinca IP Pandjaitan XIII SH MH ACCS secara khusus datang ke Kupang, Ibu kota Provinsi NTT. Kehadiran Sekjen DPP Demokrat ini untuk mengikuti syukuran kebangsaan dan temu kader Partai Demokrat.

Kehadiran Sekjen DPP Demokrat didampingi Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat EE Mangindaan dan Ketua DPD Partai Demokrat NTT Dr. Jefriston R Riwu Kore di lokasi Grand Mutiara Kupang, Rabu (23/8/2017).

Dengan mengusung tema “merajut asa bersama kebhinekaan”, para kader dengan semangat menyambut rombongan dari DPP Demokrat.

Sekjen Demokrat NTT Hinca IP Pandjaitan dalam arahan mengatakan, Demokrat adalah partai nasionalis dan religius. Demokrat akan terus menjaga dan mengawal toleransi di Indonesia dan NTT.

“Saya katakan, berpolitik seperti wangi Cendana. Memaafkan tapi jangan melupakan seperti cara berpolitik pemimpin besar Nelson Mandela,”katanya.

Di tempat sama Ketua Dewan Pembina DPP partai Demokrat, EE Mangindaan mengatakan Demokrat ingin damai dengan siapa saja. Politik bagi Demokrat adalah langkah menuju perubahan, memenangkan pertarungan tanpa mengkotak-kotakan ras agama dan suku.

“Jangan karena politik kita terbelah,”katanya.

Suasana Syukuran Kebangsaan dan Temu Kader Partai Demokrat di Grand Mutiara Kupang, Rabu (23/8/2017). (kupang.tribunnews)

Demokrat Kibarkan Bendera Kebersamaan

Ketua DPD Demokrat NTT, Jefirstson R Riwu Kore mengajak seluruh masyarakat dan kader Demokrat Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjaga dan merawat keberagaman di NTT. Keberagaman dan toleransi di NTT adalah miniatur bagi Indonesia.

“Kepada seluruh ranting kibarkan bendera besar Demokrat di masing-masing rumah untuk membuktikan bahwa Demokrat ada untuk NTT. Tidak saja mengibarkan bendera tetapi juga bekerja. Sehingga di tingkat DPD Demokrat membentuk tim pemantau anak ranting,”kata Jefri pada acara syukuran kebangsaan partai Demokrat di Grand Mutiara Kupang, Rabu (23/8/2017)

Lanjut Jefri, kader Demokrat di seluruh daerah mesti siap lahir batin dalam memenangkan pemilihan umum serentak 2018. Demokrat harus berpolitik secara santun, tanpa fitnah. Kader harus bisa menjelaskan isu miring tentang Demokrat.

“Tidak benar Demokrat mendukung radikalisme, karena terbukti selama kader Demokrat memimpin RI lewat Susilo Bambang Yudhoyono toleransinya sangat kuat,”ujarnya.

Selain dihadiri Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan dan Ketua Dewan Pembina DPP-PD EE Mangindaan,  syukuran juga dihadiri seluruh DPC, PAC Partai Demokrat se Nusa Tenggara Timur dan tokoh masyarakat. Acara ini juga rangkaian syukuran atas dilantiknya kader Demokrat sebagai walikota Kupang periode 2017 – 2022. Selain itu moment HUT RI 72, syukuran kebersamaan atas keberagaman di NTT dan Indonesia.

(seputar-ntt.com/kupang.tribunnews/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*