Surga di Timur Matahari, Komunikator Politik Alor Perkenalkan Legacy SBY

Abdullah Apa (dokpri)

Oleh: Abdullah Apa*)

Pekerjaan besar dilakukan para kader di Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat  (DPC-PD)  Kabupaten Alor, kemarin, 15 Agustus 2017. Para kader melakukan pelatihan komunikator politik (kompol), menindaklanjuti hasil pelatihan kompol di Kupang pada 2-3 Agustus lalu.

Kegiatan pelatihan ini dihadiri 9 (Sembilan) Anggota DPC-PD Alor termasuk di dalamnya tiga anggota DPRD Alor, yang kemudian kami namakan menjadi “Kompol 9 DPC Alor”.

Alor adalah negeri surga di timur matahari, merupakan kabupaten kepulauan  di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang terletak di bagian Timur Laut dan berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste. Dengan luas wilayah  2.928,88 Km², terdiri dari tiga pulau besar dan enam pulau kecil yang saat ini ada penghuninya.

Kegiatan pelatihan ini merupakan strategi DPC-PD Alor memperkenalkan kader partai agar lebih terarah dan lebih baik memanfaatkan media sosial sebagai alat komunikasi politik. Kader diharap bisa mengajak masyarakat mencintai Partai Demokrat. Pelatihan juga untuk kepentingan kader partai menghadapi isu-isu yang menyudutkan Partai Demokrat secara umum, serta tokoh-tokoh Demokrat baik nasional maupun daerah secara khusus. Tak kalah penting, lewat pelatihan,  kader bisa menyampaikan pada seluruh masyarakat Alor tentang legacy (warisan) Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono selama 10 tahun mempimpin negeri ini (2004-2014).

Suasana pelatihan komunikator politik di DPC-PD Kabupaten Alor, kemarin, 15 Agustus 2017. (Foto: DPC-PD Kab Alor)

Kegiatan pelatihan juga merupakan strategi (dengan membentuk Tim Kompol  Partai Demokrat Alor) dalam menjemput Pilgub NTT dan Pilbup Alor. DPC-PD Kabupaten Alor di bawah kepemimpinan  Bung Denny Lalitan (Ketua DPC-PD Alor) dan John N.L. Moll (Sekretaris DPC-PD Alor),  telah mengambil langkah-langkah strategis bagaimana Partai Demokrat bisa bergema dan memenangkan dua hajatan politik di Alor pada 2018 dan Pemilu nasional di tahun 2019. Langkah-langkah strategis itu mulai dari konsolidasi pengurus sesama DPC; pengurus PAC sampai Ranting, Konsolidasi Pra Caleg untuk menyaring dan memilih bakal calon legislatif yang akan diusung, membuka pendaftaran Bakal Calon Bupati Alor dan pelatihan komunikator  politik.

Pelatihan  komunikator  politik merupakan kegiatan yang sangat penting dan wajib dilakukan di semua daerah. Saat ini adalah zaman digital dengan maraknya media online, media sosial dan lainnya. Semua masyarakat mudah mengakses atau membacanya, termasuk menggunakannya untuk kepentingan politik.

Komunikator Politik tentu terkesan baru bagi kami, di tengah keterbatasan dan kesempitan. Ditambah pula ketatnya aturan dan banyaknya larangan dalam menggunakan media sosial seperti diatur UU ITE. Namun tetap saja, pelatihan ini harus kami hadirkan sebagai sebuah kebutuhan baru dan wajib dalam dunia politik zaman digital. Kami juga bersyukur karena masih memiliki spirit untuk terus berjuang menegakkan dan mengibarkan panji Demokrat, bintang segitiga merah putih di surga timur matahari. Sebuah kewajiban yang harus kami penuhi.

Semoga Kader-kader Demokrat di mana pun berada, khususnya Tim Komunikator Politik, menjadi petugas-petugas yang melahirkan sejarah baru Indonesia. Berhasil mewariskan kenangan manis untuk rakyat Indonesia, layaknya  yang telah dilakukan Pak SBY.

Salam Demokrat

*)Anggota Majelis Partai DPC Partai Demokrat Alor dan Ketua DPD Barisan Massa Demokrat NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*