AHY Jadi Inspirasi Mahasiswa

Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan kuliah umum pada mahasiswa Universitas Ekasakti (UNES) Padang, Rabu (27/9). (twitter/Yan Harahap)

Padang: Hari ketiga sekaligus hari terakhir kunjungan ke Sumatera Barat, Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi mahasiswa Universitas Ekasakti (UNES) Padang, Rabu (27/9).

Kuliah umum yang berlangsung di Aula UNES tersebut bertajuk “Melahirkan Generasi Indonesia Emas Tahun 2045”, dan dihadiri lebih dari 1.500 mahasiswa.

Wakil Rektor I UNES Agus Salim menyambut hangat kehadiran AHY.

“AHY mempunyai arti penting dan strategis bagi mahasiwa UNES yang kisaran usianya 17-22 tahun. Sebagai generasi muda, sosok AHY menjadi sumber inspirasi dan motivasi untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” terang Agus Salim kepada mahasiswa dan peserta kuliah umum.

Sebelum menyampaikan kuliah umumnya, AHY menyampaikan kesannya selama berada di Sumbar.

“Insya Allah saya akan kembali lagi ke Sumbar, karena saya senang sekali akan energi positif yang dipancarkan masyarakat Sumbar serta mahasiswa dan mahasiswi di sini,” ungkapnya.

Selanjutnya, kepada mahasiswa dan mahasiswi yang sudah tidak sabar mendengarkan kuliah umum, AHY menjelaskan bagaimana definisi patrotisme di abad 21 kini telah mengalami pergerseran karena menemukan konteks global yang melampaui profesi, batas negara dan generasi.

“Saya yakin kita semua adalah patriot. Para atlet kita, olahragawan yang mengharumkan nama bangsa, mereka adalah patriot. Sedangkan para diplomat yang berjuang dalam forum-forum internasional, bahkan pebisnis yang mengembangkan network mereka juga adalah patriot,” sebut AHY.

Di acara tersebut seperti dalam rilis The Yudhoyono Institute, AHY berfoto bersama peserta dan panitia acara. Hadir pula dalam kuliah umum antara lain tokoh Sumbar Fauzi Bahar yang juga mantan Walikota Padang, Wakil Rektor III UNES Mahmud R. Bara, Wakil Ketua DPRD Sumbar Arkaidus, dan Dekan Fakultas Hukum UNES Otang Rosadi.

(rmol/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*