Demokrat Kab Kupang Buka Sekolah Politik

Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT Ferdinandus Leu menyampaikan materi ajaran dalam Sekolah Politik DPC-PD Kab Kupang yang berlangsung 26 hingga 28 September 2017 dan diikuti sekitar 100 peserta. (Foto: DPC-PD Kab Kupang)

Kab Kupang: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kupang NTT membuka sekolah politik bagi kader partai selama 3 hari. Kegiatan sekolah politik bagi kader partai dilaksanakan mulai 26 hingga 28 September 2017, diikuti sekitar 100 peserta terdiri dari pengurus DPC dan pengurus 24 PAC se Kabupaten Kupang.

Haris Oematan Ketua Tim Kerja Sekolah Politik Partai Demokrat, dalam laporannya, Selasa 26 September 2017, mengatakan, minimnya kontribusi partai politik saat ini berakibat pada kecenderungan partai politik mengklaim soal kemampuan kadernya. Padahal kemampuan kader justru diperoleh diluar partai politik. Karena itu kegiatan sekolah politik bagi kader ini bertujuan  meningkatkan pengetahuan manifestasi politik Partai Demokrat, membangun spirit dan konsep politik Demokrat, meningkatkan ketrampilan managerial kepemimpinan kader Demokrat, meningkatkan kemampuan menganalisis dan menyampaikan isu dan kebijakan melalui media sosial, meningkatkan kemampuan entrepreneurship dan pemberdayaan masyarakat serta membangun strategi bersama pemenangan proses politik

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang Winston Rondo melalui Wakil Ketua I DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang Benyamin Padji Mamo mengatakan sekolah politik bagi kader partai ini sebagai strategi partai dalam melakukan kaderisasi dan mempersiapkan pemimpin politik dalam berbagai level baik di desa, kecamatan dan kabupaten termasuk bagi calon anggota legislatif 2019.

Partai Demokrat, ujarnya, sangat serius mempersiapkan kadernya dalam berbagai even politik. Oleh karena itu sekolah politik kader ini sebagai produk asli DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang akan dijadikan sebagai even tahunan setelah dilakukan evaluasi sesuai kemajuan zaman.

Materi Pertama disampikan oleh Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT Ferdinandus Leu dengan judul Logika Politik dan Fungsi serta Peran Partai Politik. Ia  mengatakan bahwa politisi atau politik identik dengan penguasaan bahasa dan komunikasi. Komunikasi verbal mesti jelas dan dimengerti oleh orang lain. Komunikator dalam menyampaikan pesan mesti jelas dimengerti sehingga tidak terjadi salah paham atau kecelakaan dalam berkomunikasi.

Komunikator yang baik dalam menyampaikan pesan katanya memiliki 3 syarat. Pertama, ethos yaitu berwibawa, otoritas, kepribadian dan pengaruh. Kedua, Pathos yaitu menyentuh perasaan lewat bahasa, pilihan kata, intonasi dan tempo. Serta ketiga adalah Logis yaitu pengetahuan, pengalaman dan literatur.

“Politik berkaitan dengan mengurusi kepentingan umum, dan untuk itu maka partai politik mesti mampu merebut keleluasaan untuk mengatur dan melayani masyarakat, ada legitimasi atau dukungan masyarakat dan sebagainya,” ujar Ferdinandus.

(Hermias Mone, KETUA KPP DPC-PD Kab Kupang/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*