SRD Layak Jadi Gubernur NTB

Hj. Sitti Rohmi Djalillah atau SRD (ist)

Lombok, NTB: Mencermati hasil survei internal yang dilakukan Partai Demokrat NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah (SRD) layak menjadi Gubernur NTB. Pasalnya, trend popularitas dan elektabilitas SRD dinilai oleh Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri, sangat baik.

Penilaian Mahalli Fikri itu sangat beralasan, karena dalam satu bulan, elektabilitas SRD naik dari dua persen, menjadi enam persen.

“Ini sangat luar biasa perkembangannya,” kata Mahalli Fikri,  sebagaimana dikutip sejumlah media di NTB, belum lama ini.

Mahalli Fikri mengungkapkan, dari hasil survei yang dilakukan, yang menempati tiga besar di atas SRD adalah H. Ahyar Abduh (yang hampir pasti diusung Gerindra) H.M. Suhaili (diusung Golkar) Ali BD (independen-kemungkinan digandeng PDIP).  Sehingga dengan posisi empat besar itu, Mahalli optimis masih bisa mendorong Rohmi menjadi calon Gubernur. Padahal jumlah responden survei yang belum menjawab masih di kisaran 50 persen.

Sebagai catatan, Ahyar Abduh saat ini sebagai Walikota Mataram, HM Suhaili (Bupati Lombok Tengah) dan Ali BD (Bupati Lombok Timur). Ketiganya jauh lebih dahulu melakukan sosialisasi terkait rencana mereka sebagai bakal calon Gubernur NTB 2018-2023.

Ketua DPD-PD NTB TGH. Mahalli Fikri (ist)

Berdasarkan hasil survei itu, Partai Demokrat akan tetap berusaha meningkatkan posisi tawar agar SRD bisa menjadi calon Gubernur NTB 2018-2023. Meskipun tidak menutup kemungkinan mengambil posisi nomor dua (cawagub).

Mahalli Fikri mengatakan, pengumuman akan dilakukan akhir bulan ini. Sehingga untuk saat ini masih pada dua posisi itu, bisa pada NTB satu bisa NTB dua. Demokrat NTB masih terus melihat dinamika komunikasi politik yang sedang dibangun. “Nanti siapa cepat untuk memutuskan bekerja sama dengan kita, maka dengan dialah kita berpasangan,” pungkasnya.

Ditemui di sela-sela acara International Conference on Lesson Study (ICLS) di Kampus Universitas Hamzanwadi Selong Lombok Timur, Hj. Sitti Rohmi Djalillah (SRD), mengungkapkan, prinsipnya sebagai kader dirinya mengikuti apapun yang diputuskan oleh Partai Demokrat dan Organisasi Nahdlatul Wathan. Terlebih pada tahun 2018, selain pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur NTB, di daerah ini juga akan digelar pemilihan Bupati/Wakil Bupati Lombok Barat dan Lombok Timur. Menurut SRD, bagaimanapun secara pararel hal itu juga harus kita pertimbangkan.

“Tapi prinsipnya, saya siap apapun keputusannya, menjadi Gubernur atau Wakil Gubernur,” tegas Wakil Ketua DPD Partai Demokrat NTB ini.

Sementara itu, saat ini DPD Partai Demokrat tengah mempersiapkan kegiatan penjaringan bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur NTB 2018-2023. Menurut rencana, penjaringan ini akan digelar pada hari Rabu 20 September 2017 dan akan berlangsung kurang lebih selama dua pekan.

(SuaraNTB/RadarLombok/M Zakiy Mubarok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*