BMW Mendaftar Bakal Calon Gubernur Maluku

Bung Michael Wattimena atau BMW resmi mendaftar di Partai Demokrat sebagai bakal calon Gubernur Maluku, periode 2018-2023, Sabtu (30/9). (Foto: Febby Koenoe)

Ambon, Maluku: Michael Wattimena yang akrab disapa Bung Michael Wattimena atau BMW resmi mendaftar di Partai Demokrat sebagai bakal calon Gubernur Maluku, periode 2018-2023, Sabtu (30/9).

BMW tiba di Kantor DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku, yang terletak di jalan Karpan, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, sekitar pukul 14.30 Wit itu, BMW didampingi sejumlah anggota DPRD Maluku Fraksi Partai Demokrat Wellem Wattimena, Marcus Pentury, Bahtiar La Galeb serta sejumlah fungsionaris dan kader partai berlambang segitiga biru.

Hadirnya BMW di Demokrat, langsung disambut oleh Ketua DPD Elwen Roy Pattiasina, Sekretaris DPD Lattief Lahane, serta fungsionaris DPD. Selanjutnya BMW duduk dan berproses dengan Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) untuk kemudian menyerahkan formulir pendaftaran yang sudah dipenuhi sesuai petujuk pendaftaran.

Ketua KPP, Max Marchel Sahusilawane selanjutnya menerima formulir pendaftaran yang diserahkan BMW.

BMW menjelaskan,  Sekretaris Jendral (Sekjen) Hinca IP Pandjaitan XIII,SH,MH,ACCS menyampaikan bahwa ia merupakan kader utama dan kader senior Demokrat maka dengan ini Wakil Ketua Komisi V DPR RI menyatakan kesiapannya untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Maluku periode 2018-2023.

“Pada hari ini (Sabtu, 30/9, red) sebagai kader, saya memenuhi kewajiban administrasi dan prosedural sebagaimana di DPD Maluku. Mekanisme ini harus dan wajib dilakukan, karena sebagai persyaratan standar, dan sebagai kader maka saya harus mematuhi apa yang menjadi kebijakan DPP,” ujar BMW.

BMW mengatakan, dirinya tidak menampik jika dirinya ikut maju dalam kontestasi Pilkada Maluku 2018 mendatang, tidak terlepas dari dorongan DPP. Dan menurutnya, dorongan DPP, dalam hal ini Sekjen, merupakan hal yang wajar karena mungkin ada penilaian-penilaian tertentu.

“Memang ada dorongan DPP sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Sekjen. Mungkin saja ada penilaian-penilaian yang disampaikan oleh Sekjen dan itu hal yang wajar, karena melihat saya adalah sebagai kader Demokrat,“ katanya.

Di samping dorongan DPP, selaku pribadi ia juga memandang ada keinginan sebagai anak negeri yang terpanggil untuk turut ikut berkontestasi dalam Pilkada Maluku mendatang

“Saya mendaftar sebagai balon gubernur Maluku dan terkonfirmasi dalam daftar pengembalian berkas yang saya sampaikan. Ini merupakan sebuah keinginan pribadi dalam melihat dinamika politik yang ada di Maluku dan sebagai anak negeri saya merasa terpanggil untuk berkontestasi dalam Pilkada Maluku, “jelasnya.

Menyoal sosok wakil, BMW mengakui sampai saat ini belum ada yang dilirik. Akan tetapi, sosok wakil baginya akan dilihat dari beberapa kriteria, seperti tingkat elektabilitas dan juga bisa mengkontribusi 3 kursi untuk dapat memenuhi kuota sembilan kursi karena Partai Demokrat di DPRD Maluku hanya memiliki 6 kursi.

“Untuk sosok wakil, bagi saya kita akan melihat siapa yang memiliki nilai survey yang mumpuni sesuai keinginan masyarakat. Idealnya adalah kalau bisa terlepas dari elektabilitas, tetapi minimal wakil juga bisa mengkontribusikan kekurangan kursi daro Partai Demokrat. Minimal wakil bisa kontribusi kursi supaya memenuhi persyaratan supaya sama-sama maju dalam kontestasi pilkada Maluku, “harapnya.

BMW menambahkan, proses Pilkada masih lama. Untuk itu, energi yang dibutuhkan untuk melakukan kerja politik masih banyak sehingga ke depannya sudah tentu langkah-langkah untuk mensosialisasikan diri akan gencar dilakukan. Tujuannya yaitu untuk melihat respon masyarakat terhadap dirinya.

“Bulan Januari mendatang baru pendaftaran, sementara pemilihan masih Juni. Energi masih panjang, jadi mari kita tata diri baik-baik untuk songsong kontestasi Pilkada secara arif dan apa yang menjadi keinginan masyarakat ini dapat terwujud, “katanya.

(febby koenoe/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*