Filosofi Kereta Api dari Ibu Ani

Ketua BP-OKK DPP-PD Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo (PEW) membuka Muscab II DPC Partai Demokrat se-Jawa Tengah Tahap Pertama di Grand Ballroom Shamrock, MG Setos Hotel Semarang, Kota Semarang, Rabu (04/10/2017) malam. (MCPD/Omar Tara)

Semarang:  Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah Rinto Subekti punya pesan khusus dari Ibu Ani Yudhoyono tentang “filosofi kereta api”. Pesan itu ia ia sampaikan kepada para kader saat memberi sambutan pembukaan Muscab II DPC Partai Demokrat se-Jateng Tahap Pertama di Grand Ballroom Shamrock, MG Setos Hotel Semarang, Kota Semarang, Rabu (04/10/2017) malam.

Rinto yang juga Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR-RI menyampaikan  Ibu Ani Yudhoyono menjelaskan tentang ‘Filosofi Kereta Api dalam Berpolitik’ .

Pertama, kereta api itu selalu setia berjalan dalam relnya. Maknanya, kita sebagai anggota Partai Demokrat harus menjalankan instruksi partai sesuai dengan relnya. Bila kita berpolitik keluar dari rel, maka Partai Demokrat tidak akan besar.

Kedua, kereta api selalu tepat waktu dan tujuannya jelas. Kita berpartai politik tujuannya jelas, menangkan Partai Demokrat di Jawa Tengah. Para ketua DPC yang akan terplilih nanti jelas tujuannya; menangkan Partai Demokrat di kabupaten/Kotanya masing-masing. Seperti halnya para calon anggota legislatif tingkat provinsi, kabupaten/kota jelas tujuannya, menang pemilu legislatif 2019. Para calon kepala daerah jelas tujuannya, menang pilkada.

Ketiga, kereta api bagian depan dan belakang selalu tiba dalam waktu bersamaan. Maknanya, adalah kalau kita diberikan amanah sebagai ketua, sekretaris atau pengurus dalam satu kepengurusan maka harus menyelesaikan tanggungjawabnya sampai selesai masa jabatannya. Partai ini kita bangun dan jalankan bersama-sama, maka mari kita bekerja keras bersama-sama, menyelesaikan tanggungjawab kita bersama sampai akhir jabatan dan tentunya sesuai dengan relnya.

Dan poin keempat dari pesan Ibu Ani Yudhoyono, kereta api memiliki lokomotif sebagai penarik gerbong di belakangnya. Berpolitik, apakah itu Ketua PAC, Ketua DPC, Ketua DPD maupun Ketua Umum, mereka inilah para lokomotif.

“Jadi pesan Ibu Ani, ‘Mas Rinto tunjukkan kemampuan terbaikmu, bekerjalah dengan seluruh kemampuan terbaikmu. Jika engkau memimpin Partai Demokrat Jawa Tengah dengan kemampuan terbaikmu, maka seluruh kader Partai Demokrat Jawa Tengah akan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam membesarkan dan memenangkan Partai Demokrat’,” Rinto menyampaikan pesan Ibu Ani Yudhoyono yang pernah turun langsung memimpin Partai Demokrat sebagai wakil ketua umum di awal pendirian partai yang digagas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah Rinto Subekti memberi sambutan dalam pembukaan Muscab II DPC Partai Demokrat se-Jateng Tahap Pertama di Grand Ballroom Shamrock, MG Setos Hotel Semarang, Kota Semarang, Rabu (04/10/2017) malam. (MCPD/Omar Tara)

Dalam sambutannya, Rinto juga mengingatkan supaya seluruh unsur kader Partai Demokrat, baik pengurus DPD, Ketua PAC, Anggota Fraksi Partai Demokrat tingkat provinsi maupun kabupaten/kota bekerja bersama-sama mempersiapkan kelengkapan berkas dalam rangka Verifikasi Faktual Partai Politik sebagai persyaratan untuk mengikuti Pemilu 2019 nanti.

Setelahnya  Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BP-OKK) DPP Partai Demokrat Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo (PEW) memberi arahan dan membuka Muscab II DPC Partai Demokrat se-Jawa Tengah Tahap Pertama.

PEW menegaskan, Muscab merupakan singkatan musyawarah cabang. Artinya harus dimusyawarahkan untuk mufakat. Musda atau muscab adalah metode demokrasi untuk mencari pemimpin, bukan untuk diadu domba.

“Dan catat, musyawarah untuk mufakat tidak diharamkan dalam demokrasi. Musyawarah untuk mufakat menurut saya adalah tingkat tertinggi dalam nilai berdemokrasi. Saudara-saudara ketua PAC, para pemilik suara, silakan gunakan hatimu untuk memilih pemimpin agar membawa kecerahan lebih baik lagi untuk Partai Demokrat. DPP-PD hanya memberi ruang untuk pelaksanaannya,” PEW menegaskan.

Purnawirawan jenderal berbintang empat tersebut berharap Muscab II DPC Partai Demokrat se-Jateng dapat berjalan tertib, aman, dan lancar.

“Pelaksanaan Muscab yang terselenggara dengan aman, tertib dan lancar melambangkan kader Partai Demokrat adalah kader yang bersih, cerdas dan santun. Bersih hatinya, cerdas pikirannya dan santun perilakunya,” PEW mengingatkan.

PEW berpesan khusus kepada para Ketua DPC yang terpilih agar  jangan membumihanguskan orang-orang atau pengurus lama.

“Itulah organisasi. Pemimpin itu, siapa pun yang dia pimpin, pimpinlah dengan baik. Dan para Ketua DPC yang terpilih nanti persiapkan semua kelengkapan berkas yang dibutuhkan untuk Verifikasi Faktual yang diminta oleh KPU dan harus dipenuhi dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh KPU. Persiapkan segera!” PEW mengarahkan.

(Omar Tara/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*