Breaking News: Dua Srikandi Pimpin Demokrat Banten

Ketua BPOKK DPP-PD Pramono Edhie Wibowo memberikan Pataka Partai Demokrat pada Hj Iti Octavia Jayabaya yang terpilih sebagai Ketua Partai Demokrat Banten (2017-2022) melalui Musda Demokrat Banten di Pandeglang, Kamis (9/11). (Foto: DPP-PD)

Pandeglang: Dua srikandi dipastikan memimpin Partai Demokrat Banten periode 2017-2022. Kepastian ini didapat setelah Hj Iti Octavia Jayabaya terpilih sebagai Ketua DPD Banten melalui Musyawarah Daerah (Musda) di Pandeglang, Banten, Kamis (8/11/2017).

Selanjutnya Iti Octavia merangkul Hj Irna Narulita Dimyati untuk duduk sebagai Sekretaris DPD  PD Banten Jabar.

Iti Octavia dan Irna Narulita adalah dua srikandi Demokrat yang menjadi pemimpin di Bumi Banten. Iti Octavia saat ini menjadi Bupati Lebak dan Irna Narulita adalah Bupati Pandeglang.

“Kami akan mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Banten sehingga Demokrat bisa kembali membawa mandat rakyat untuk memimpin negeri ini, seperti di masa 10 tahun kepemimpinan Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono),” ujar Iti Octavia usai terpilih sebagai Ketua Demokrat Banten.

Dua Srikandi Demokrat Banten: Hj Iti Octavia Jayabaya (kanan) dan Hj Irna Narulita Dimyati (Foto DPP-PD)

Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan, “Dengan konstelasi ini, Partai Demokrat Banten siap memenangkan Pemilu 2019 di Banten. Dua srikandi ini (Iti dan Irna) didukung oleh Gubernur Banten dan kader-kader militan Partai Demokrat Banten.”

Gubernur Banten Wahidin Halim yang juga Kader utama Partai Demokrat turut mendukung kedua srikandi ini membesarkan Partai Demokrat di wilayah Banten dalam 5 tahun ke depan.

Pelaksanaan Musda Demokrat Banten di Pandeglang dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pembinaan Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (BP-OKK) DPP PD Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo. Pelaksanaan Musda Demokrat Banten berlangsung aman, tertib dan lancar.

(Imelda Sari/Panca/dik)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*