Santun Janji Beri Perubahan bagi Maluku

Ribuan warga memadati acara deklarasi pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Maluku, Said Assagaff-Anderias Rentanubun, di Lapangan Merdeka, Ambon, Rabu (10/1/2018).(Kompas.com/Rahmat Rahman Patty)

Ambon, Maluku: Terik matahari tidak menyudutkan semangat ribuan masyarakat di Kota Ambon bahkan dari berbagai daerah kabupaten/Kota di Provinsi Maluku memadati Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (10/1). Mereka meramaikan deklarasi pasangan bakal calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur Maluku periode 2018-2023 yakni Said Assagaff-Andreas Rentanubun atau berakronim “Santun”.

Assagaff merupakan incumbet Gubernur Maluku dan juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku. Sementara Rentanubun saat ini adalah Bupati Kabupaten Maluku Tenggara dua periode sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku.

Pasangan Santun diusung tiga parpol yakni Partai Demokrat (6 kursi), Partai Golkar (6 kursi) dan PKS (6 kursi) serta satu partai pendukung yakni PBB.

Turut hadir dalam deklarasi tersebut, sejumlah petinggi DPP dari tiga partai pengusung yakni Ketua Departemen Koordinasi Kemaritiman DPP-PD Michael Wattimena yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Korwil Maluku Partai Golkar Aziz Samual, Ketua Organisasi dan Keanggotaan DPP Partai Golkar Fredy Latumahina, serta sejumlah fungsionaris DPP PKS.

Assagaff dalam orasinya mengatakan membangun Maluku tidak gampang dan tidak mudah, karena untuk membangun suatu daerah membutuhkan orang yang berpengalaman dalam pembangunan dan melayani masyarakat.

“Saya dan Pak Andre yakin ketika kami terpilih lima tahun ke depan akan memberikan perubahan untuk Maluku karena lembaga survei menyatakan, untuk tingkat kepuasan masyarakat berada di atas 83 persen,” ujarnya.

Walaupun tidak lagi berpasangan, lanjutnya ia yakin dengan memilih Rentanubun dapat melanjutkan pembangunan yang sudah menjadi perencanaan.

“Dari hasil survei tingkat kepuasan saya dan Pak Zeth Sahuburua (Wagub Maluku), itu berada di antara  75 persen sampai 83 persen. Berarti masyarakat Maluku puas dengan pembangunan dan pelayanan yang telah kami berikan. Saya kembali mencalonkan diri menjadi Gubernur Maluku, dengan memilih berpasangan dengan Pak Andre karena saya yakin kita bisa buat perubahan dan saya yakin lima tahun ke depan tingkat kepuasan kami bisa mencapai 100 persen,”katanya.

Assagaff berharap, pada periode kedua dirinya akan memberikan peningkatan untuk Maluku. Oleh karena itu, Provinsi Maluku tak boleh mundur namun terus maju.

Di tempat yang sama, Calon Wakil Gubernur Maluku Andreas Rentanubun mengatakan, akan berjuang bersama-sama dengan partai pengusung untuk bisa memenangkan pilkada  nanti.

“Kita harus saling berkoordinasi, untuk bagimana menangkan pilkada ini. Jadi mari kita semua bersama-sama berjuang memenangkan SANTUN,”ujar Rentanubun.

Sementara itu, Michael Wattimena berorasi didampingi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku Elwen Roy Pattiasina dan Sekretaris DPD Partai Demokrat Maluku Lattif Lahane.

Dalam orasinya, Wattimena, salah satu putra terbaik Maluku, berkeinginan agar Provinsi Maluku mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Pusat sehingga Maluku harus maju dan setara dengan provinsi lain di Indonesia.

“Sebagai anggota DPR RI, walaupun dari dapil Papua namun saya juga mewakili Provinsi Maluku. Saya akan memperjuangkan daerah ini agar setara dengan provinsi lain di Indonesia. Infrastruktur di Provinsi Maluku harus memadai agar tingkat kesejahteraan masyarakat juga dapat meningkat sehingga sebagai putra Maluku, saya harus memperjuangkan itu di tingkat pusat dan kita bersyukur sekarang ini Maluku sudah mulai merasakan dampaknya,” terangnya.

Dalam deklarasi itu warga Kota Ambon dihibur artis-artis lokal dan group band D’MASIV.

(febby koenoe/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*