Demokrat Sulteng Mengutuk Keras Pernyataan Pengacara Setnov

Sekretaris DPD-PD Sulteng Abdul Razak BM Radjak, Direktur Eksekutif PD Sulteng Muhammad Sayadi, Bendahara Wiwik Kurniawati, Sekretaris BPOKK Karto Dg Nappa, Ketua DPC Partai Demokrat Donggala Aripuddin Hatba, Majelis Tinggi DPC Partai Demokrat Sigi Living Stone Sango serta puluhan kader dan fungsionaris lainnya saat menggelar jumpa press Selasa (6/1/2018) di Sekretariat DPD Partai Demokrat Sulteng, di Jalan Nokilalaki Palu Timur. (Foto:jurnalsulawesi.com)

Palu, Sulteng: Pernyataan Firman Wijaya selaku pengacara terdakwa kasus E- KTP, Setya Novanto (Setnov), bahwa ada keterlibatan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah membangkitkan militansi seluruh kader dan fungsionaris Partai Demokrat di negeri ini. Tidak terkecuali bagi kader dan simpatisan partai mercy di bumi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Kami mengutuk keras pernyataan Firman Wijaya karena sangat tidak mendasar dan ini dapat dikategorikan sebagai fitnah yang sangat keji,” kata Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulteng Abdul Razak BM Radjak, SH saat menggelar jumpa press Selasa (6/1/2018) di Sekretariat DPD Partai Demokrat Sulteng, di Jalan Nokilalaki Palu Timur.

Menurut Abdul Radjak, isyu ini sengaja dihembuskan dengan tujuan mendiskreditkan SBY sehingga berupaya mengaitkan nama SBY dalam pusaran skandal E-KTP. Ini skenario besar yang syarat muatan politis untuk merusak nama baik Partai Demokrat dan kewibawaan SBY.

“Jadi isyu ini sengaja dihembuskan agar bisa membangun dan menggiring opini masyarakat sehingga nama SBY dan Partai Demokrat dirusak di mata publik,” tegasnya.

Ditambahkan Abdul Radjak, perlu diketahui bahwa Partai Demokrat tetap memegang prinsif berpolitik yang bersih, cerdas dan santun. Namun pernyataan Firman Wijaya tersebut sangat melanggar etika dan kesopanan. Ini cara-cara politik yang tidak santun dan beradab.

Olehnya itu, Partai Demokrat Sulteng mengeluarkan pernyataan sikap pertama mendukung upaya hukum Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama para kader dan  pengacara untuk melaporkan Firman Wijaya ke Mabes Polri. Kedua, Demokrat Sulteng juga mengajak seluruh jajaran, fungsionaris, kader dan simpatisan partai Demokrat untuk mengawal upaya hukum demi tegaknya keadilan dan hukum di Indonesia. Dan ketiga, jika Firman Wijaya tidak segera mencabut tuduhannya dan meminta maaf secara terbuka baik itu di media cetak, elektronik maupun media sosial, maka DPD Partai Demokrat Sulteng akan mengerahkan 100 pengacara, kader dan simpatisan untuk mengawal dan membela harga diri serta kewibawaan SBY.

“Kami akan mengerahkan seluruh kekuatan karena ini menyangkut kedaulatan serta kewibawaan partai Demokrat,” pungkas Ketua DPC Partai Demokrat Kota Palu Ikbal Basir Khan, SH saat membacakan pernyataan sikap.

Acara konfrensi pers tersebut dihadiri Direktur Eksekutif Partai Demokrat Sulteng Muhammad Sayadi, Bendahara Wiwik Kurniawati, Sekretaris BPOKK Karto Dg Nappa, Ketua DPC Partai Demokrat Donggala Aripuddin Hatba, Mejalis Tinggi DPC Partai Demokrat Sigi Living Stone Sango serta puluhan kader dan fungsionaris lainnya.(jurnalsulawesi.com/wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*