Agus Yudhoyono: Salah Pilih, Sengsara 5 Tahun

Calon Gubernur DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono bergerilya di Kelurahan Pisangan Timur, Jakarta Timur, Sabtu (28/1/2017). (twitter/AHYcenter)

Jakarta: Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bergerilya di kawasan Pisangan Timur, Jakarta Timur. Dalam kesempatan kampanye itu, Agus mengingatkan warga untuk memilih calon gubernur yang betul-betul dirasa bisa memberikan kebaikan untuk warga DKI.

Kegiatan kampanye digelar di sebuah lapangan di Kelurahan Pisangan Timur, Jakarta Timur, Sabtu (28/1/2017). Kehadiran Agus disambut dengan marching band yang dibawakan oleh kelompok pemuda setempat.

Tiba di atas panggung, Agus disambut tepuk tangan warga. Di atas panggung itulah dia menyampaikan visi dan misinya untuk kebaikan Jakarta.

“Itulah hakikatnya kepemimpinan di Jakarta. Rakyat harus didengar dengan baik. Pendidikan dan kesehatan harus ditingkatkan. Jadi, kalau ada yang bertanya apakah KJP dan KJS diteruskan? Pasti dilanjutkan. Justru kita akan meningkatkan dengan baik. Kita juga meningkatkan ekonomi kita dengan baik pula ke depan. Dan yang paling penting juga keamanan. Kita ingin Jakarta aman dari segala bentuk kriminalitas dan kejahatan. Itu semua, sekali lagi, bisa kita lakukan jika kita bergandengan tangan dan bersatu,” kata Agus.

Ditegaskan Agus, semua visi dan misinya itu bisa terealisasi jika warga mau bergandengan tangan dengan dirinya. Dia juga mengingatkan, jika salah dalam memilih pada 15 Februari mendatang, maka akan sengsara selama 5 tahun.

“Oleh karena itu, mantapkan hati kita 15 Februari mendatang, ke TPS coblos nomor?” teriak Agus dari atas panggung.

“Satu,” jawab warga.

“Kalau salah pilih, sengsaranya 5 tahun. Oleh karena itu, gunakan hak pilih, dan pilih yang bisa mendengarkan aspirasi Bapak/Ibu. Yang penting, jangan sampai ada kecurangan. Awasi pelaksanaan pemilihan gubernur ini, jangan sampai ada kecurangan. Jangan sampai ada siapa pun yang menyusupi kita,” ujar putra sulung Presiden RI ke-6 (2004-2014) yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

(detik/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.