AHY Telah Pantas Memimpin Negara Ini

Dokumentasi saat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dan Heri Sebayang dengan perahu karet meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, 1 Desember 2017. (theyudhoyonoinstitute)

Jakarta: Ketua Partai Demokrat Yogyakarta Heri Sebayang menilai. Komandan Komando Tugas Bersama (Dankogasma) Pemenangan Pemilu Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY telah pantas memimpin negara ini.  Penilaian itu disampaikan Heri usai menyimak pidato politik AHY yang berjudul “Demokrat Siap” pada Rapimnas Partai Demokrat, di Sentul, Kab Bogor 11 Maret 2018.

“AHY pantas memimpin negeri ini. Simaklah pidatonya yang memukau saat Rapimnas Demokrat di Sentul. Pidato politik itu bertujuan untuk mewujudkan Indonesia yang jauh lebih baik. AHY dengan cemerlang menyampaikan 5 sasaran besar yang harus dicapai oleh negara dan pemerintah,” ujar Heri Sebayang kepada web demokrat di Kafe De Proklamasi, Jalan Prokalamsi 41,  Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (13/3).

Kelima sasaran besar yang disampaikan AHY adalah: 1.Lapangan pekerjaan tersedia lebih banyak; 2.Pendapatan dan daya beli masyarakat lebih tinggi; 3.Kemiskinan makin berkurang; 4.Hubungan antara negara dan rakyat, serta kerukunan sosial lebih baik; 5. Keadilan, kebebasan dan keamanan lebih baik.

“Tak hanya bicara tentang lima sasaran besar, AHY, dalam kapasitas sebagai Dankogasma Demokrat, juga menyampaikan 9 Strategi yang harus dijalankan untuk mencapainya. Strategi pertama saja sudah menunjukkan bahwa AHY sangat paham dengan persoalan bangsa,” Heri Sebayang menegaskan.

Strategi pertama, antara lain, melakukan pengurangan dan pelonggaran pajak. Saat ini pertumbuhan ekonomi melambat, Pengurangan dan pelonggaran pajak memang harus dilakukan  bukan sebaliknya “penggenjotan pajak”. Jika pengurangan pajak dilakukan maka sektor riil dan investasi makin bergerak. Ekspor makin kompetitif, lapangan pekerjaan makin banyak, pendapatan dan daya beli masyarakat meningkat. Ekonomi pasti tumbuh lebih tinggi.

Secara ringkas, strategi kedua AHY adalah melanjutkan pembangunan infrastruktur. Strategi ketiga, mengembangkan UMKM dan kewirausahaan. Strategi keempat, menaikkan gaji pegawai, upah buruh, dan pendapatan masyarakat secara umum. Strategi kelima, meningkatkan program penanggulangan kemiskinan. Strategi keenam, meningkatkan dan memperluas layanan kesehatan dan pendidikan.Strategi ketujuh, meningkatkan kerukunan antar sesama elemen masyarakat, serta meningkatkan hubungan yang baik dan kemitraan antara negara dan masyarakat. Strategi kedelapan, melanjutkan upaya menjaga stabilitas politik dan keamanan publik, dengan tetap memberikan ruang kebebasan yang bertanggung jawab. Strategi kesembilan, melakukan penegakan hukum secara tegas, adil dan bebas kepentingan politik.

“Lewat sembilan strategi untuk mencapai lima sasaran besar yang dipaparkan secara mendalam oleh AHY dalam pidato politiknya, jelas terlihat AHY sangat memahami persoalan bangsa dan memiliki kemampuan mengatasinya. Janganlah kita melihat umur AHY yang mungkin terbilang muda. Tapi lihatlah pemikiran, kematangan, dan pemahamannya terhadap persoalan bangsa,” Heri Sebayang mengingatkan.

Heri Sebayang yang terus menyimak perjalanan karier politik AHY sejak Pilkada Jakarta, menegaskan, AHY saat ini telah mencapai kematangan berpolitik. Ia adalah pemimpin yang dibutuhkan negeri ini.

“Marilah kita serahkan karier politik AHY pada seluruh rakyat Indonesia. Biarlah rakyat yang menilai betapa matangnya AHY di dunia politik. Rakyat tentu terus menyimak gagasan, pemikiran, dan aktivitas AHY, termasuk menyimak pidato politiknya yang memukau itu. Saya pribadi melihat, AHY sudah pantas memimpin negara ini. Dia matang, cakap, serta berpengetahuan dan berwawasan luas. Tidak ada yang perlu diragukan,” Heri Sebayang memungkasi pernyataannya.

(didik l pambudi)