Ayahanda Ajarkan SBY Makna Sejati Pengabdian

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan rombongan singgah di kediaman mendiang ayahanda SBY, H.R. Sukotjo. Rumah ini terletak di Jalan Solo-Pacitan, Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. (Foto: DPP-PD)

Pacitan: Minggu (9/12/2018), Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan rombongan singgah di kediaman mendiang ayahanda SBY, H.R. Sukotjo. Rumah ini terletak di Jalan Solo-Pacitan, Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Dengan terharu, SBY mengenang sosok sang Ayahanda. Ditemani Ibu Ani Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono dan Aliya Rajasa Baskoro Yudhoyono, SBY mengenang sosok yang amat dihormati dan dikaguminya itu. Ayahanda H.R. Sukotjo adalah seorang yang lurus dan teguhnya sikap pengabdiannya.

Rupanya SBY sempat berkecil hati saat batal diangkat sebagai KASAD. Karena kala itu SBY ingin melanjutkan reformasi TNI khususnya di AD. Meskipun Presiden K.H. Abdurrahman Wahid berencana mengangkat SBY sebagai Menteri Pertambangan dan Energi, sedih di hati masih tersisa.

“Kan pengabdian itu di manapun bisa dilakukan. Menjadi KASAD atau menjadi menteri kan sama-sama mengabdi kepada negara,” kata SBY mengenang nasihat Ayahanda H.R Sukotjo kepada dirinya.

Berkat nasihat Ayahanda, SBY mulai menapaki pengabdian di luar jalur TNI. Penuh semangat SBY mengabdikan diri bagi bangsa dan negara sebagai menteri dan akhirnya Presiden RI ke-6.

(Rilis/dik)