Waspada Rezim Sesat Pikir, Jaga Jarak Aman Nalar Anda

Oleh: Ferdinand Hutahaean*) Dengan perasaan berat sebetulnya tulisan ini harus saya tuliskan di pagi Senin 31 Juli 2017, menutup Bulan Juli yang segera meninggalkan kita. Agustus di depan mata, sebuah bulan amat besar bagi Bangsa Indonesia karena di bulan inilah Indonesia diproklamirkan sebagai negara dan bangsa merdeka, tepatnya 17 Agustus 1945. 72 Tahun sudah usia bangsa ini, sudah cukup matang

» Read more

Presidential Threshold for Dummies

  Pemerintahan Jokowi memaksa menerapkan presidential threshold pada Pemilihan Umum Nasional 2019 mendatang. Alasannya, untuk menguatkan sistem presidensial. Tapi sebelum melangkah ke situ, ada hal yang lebih dulu harus dijawab. Yakni, bagaimana konstitusionalitas dari keinginan pemerintah tersebut? Jawaban bisa ditemukan dengan memulai pencarian lewat satu pertanyaan sederhana. Apakah mungkin ide presidential threshold–berapa pun jumlahnya, entah 5%, 10% atau 20%–diterapkan dalam

» Read more

Dana Haji Langsung Diinvestasikan ke Infrastruktur, Menabrak UU

Oleh: Khatibul Umam Wiranu Wacana Presiden RI yang dilontarkan setelah melantik Dewan Pengawas dan Anggota Badan Pelaksana Keuangan Haji (BPKH) agar dana haji diinvestasikan untuk infrastruktur, perlu dibahas secara saksama dengan mempertimbangkan beberapa hal berikut. Pertama, tata cara pengelolaan keuangan haji harus dituangkan rincian dan kebijakannya dalam Peraturan Pemerintah.  Hal ini amanat dari Pasal 48 Ayat (3) Undang-undang Nomor 34

» Read more

Salah Kaprah dalam Melihat Pengelolaan Dana Haji

Oleh: Umi Farida*) Ramainya perdebatan penggunaan dana haji untuk tujuan investasi bersumber dari diaturnya kewenangan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menginvestasikan dana haji dan melakukan kerja sama dengan lembaga lain (Pasal 24 UU 34/2014). Menyikapi permasalahan itu, saya mengajak Anda semua melihat kembali, sebenarnya di mana letak salah kaprah pemerintah dalam menafsirkan UU 34/2014: Pertama, UU 34/2014 di pasal

» Read more

SBY-Prabowo Makan Nasi Goreng, Mengapa Jokowi yang Kepedasan?

Oleh: Ferdinand Hutahaean*) Sengaja saya tidak memberikan komentar atau artikel tertulis pada saat pertemuan SBY dan Prabowo, dua hari lalu, tepatnya tanggal 27 Juli 2017. Saya turut mengamati pertemuan tersebut dari dekat dan mengikuti detik demi detik pertemuan yang menurut pengamatan saya sangat akrab, sangat dekat, saling menghargai dan saling menghomati. Pertemuan dua poros politik  dan dua tokoh bangsa yang

» Read more

Presiden Jokowi Jangan Alergi Kritik dari Presiden ke-6 SBY: Sang Demokrat

Oleh: Didi Irawadi Syamsuddin*) Presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah membuktikan terpilih 2 kali, bahkan di periode yang kedua dengan suara rakyat yang sangat signifikan. Oleh karenanya sebagai mantan pemimpin negara yang sarat pengalaman tentu sangat legitimate bila memberikan kritik dan masukan yang tidak lain untuk kemaslahatan bangsa ini. Sebagai pemimpin yang cinta demokrasi, SBY tidak pernah sedikitpun

» Read more

AHY untuk Indonesia

Oleh: Ir Rudi Kadarisman*) Dinamika kebangsaan Indonesia saat ini dipenuhi dengan situasi politik yang lagi ramai diperbincangkan. Tahun 2018 dan 2019 merupakan tahun politik karena akan banyak terjadi pemilihan kepala daerah kemudian pemilihan legislatif dan presiden. Dengan kondisi demikian, maka perlu kita melihat dengan situasi kebangsaan hari ini yang penuh dengan persoalan dan bagaimana dengan situasi yang akan terjadi ke

» Read more

Diplomasi Nasi Goreng SBY dan Prabowo untuk Indonesia

Oleh: Ir Rudi Kadarisman*) Semua masyarakat Indonesia menyaksikan suatu suguhan yang adem dan bermartabat. Pertemuan dua figur yang menjadi tokoh bangsa yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut berlangsung di Cikeas. Pertemuan yang juga dihadiri oleh perwakilan dari Partai Gerindra dan Partai Demokrat ini sungguh menjadi perhatian publik. Karena tentu membicarakan tentang situasi kebangsaan yang penuh dengan

» Read more

AHY dan Para Pemimpin Muda Pengubah Dunia

Oleh: Renanda Bachtar*) Apa yang telah dicapai bangsa dalam perjalanan 72 tahunnya ini? Dalam realitasnya, permasalahan kebangsaan berkembang ke arah yang tidak menggembirakan; mulai dari adanya dis-orientasi tujuan dasar berbangsa dan bernegara, sampai kepada semakin tidak dihayatinya nilai-nilai Pancasila yang sedianya menjadi meja statis (dasar yang statis, yang berisikan elemen-elemen “jiwa Indonesia”) dan sekaligus “leidstar dinamis”, bintang penunjuk jalan ke

» Read more
1 27 28 29 30 31 44