Dari Demos, oleh Demos, dan untuk Demos

Oleh: M. Husni Thamrin*) Surat dari Kaltim (4) Dear friends politisi, sebenarnya apa yang kita cari dalam berpolitik? Ingin menjadi pengurus partai? Ingin menjadi anggota parlemen? Ingin menjadi wakil presiden atau presiden? Pasti banyak alasan, ingin menjadi rakyat yang berguna, memberi sumbangan yang terbaik bagi bangsa dan negara, ingin menciptakan keadilan, ingin menciptakan keadilan dan kemakmuran bagi rakyat. Politik selalu

» Read more

Ahmad Dhani Tak Perlu Dibela

Oleh: M.A. Hailuki, MSi*) Dijebloskannya musisi Ahmad Dhani ke penjara lantaran terseret kasus ujaran kebencian menuai pro dan kontra. Ada yang menuduh pemerintah tidak adil, ada pula yang mendukung penuh proses hukum. Lazimnya sebuah perkara hukum yang menyita perhatian publik kerap kali berdampak kepada dimensi politik. Karena memang adanya, Dhani selain musisi juga merupakan aktivis politik. Ia seorang oposan. Tulisan

» Read more

Membaca Arah Tabloid Indonesia Barokah

Oleh: M.A. Hailuki, MSi*) Kemenangan dalam perang militer tidak melulu ditentukan oleh kekuatan persenjataan, tidak melulu juga ditentukan oleh jumlah pasukan. Tetapi juga amat ditentukan oleh agitasi dan propaganda. Kedua kata yang tak bisa dipisahkan satu sama lainnya sebagai sebuah taktik strategi. Begitu juga dalam pertarungan politik, agitasi dan propaganda merupakan instrument utama yang dibutuhkan guna memenangkan peperangan. Maka tak

» Read more

Ketidakadilan adalah Pemimpin yang Berjalan dengan Sebelah Penglihatannya

Oleh: Renanda Bachtar*) Jika kita tanya rakyat apa harapan terbesar mereka atas pemimpin nasional, maka: kemampuan untuk membangun ekonomi yang kuat dan berkeadilan, terjaminnya demokrasi yang sehat serta kemampuan negara dalam memberikan keamanan dan perlindungan bagi seluruh warga negaranya, menjadi jawaban terbanyak. Hampir 5 tahun periode pemerintahan Presiden Jokowi berjalan. Rakyat mencatat baik pencapaian maupun kegagalan pemenuhan janji-janji selama kampanye

» Read more

Sinyal Suara Pak JK

Oleh: M.A. Hailuki, MSi*) Jika tidak mau dikatakan sebagai keserampangan, maka selama hampir lima tahun kita telah dipertontonkan oleh pemerintah sebuah pagelaran ketidakselarasan. Yaitu ketidakselarasan dalam pembuatan kebijakan antara kepala pemerintahan dengan sang wakilnya, antara Presiden Jokowi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Mari kita kembali ke beberapa tahun silam, tepatnya 2015, ketika itu JK mengkritik langkah Jokowi yang memberi ruang

» Read more

Serial Rezim Inkonsistensi

Oleh M.A. Hailuki, MSi*) Rasanya bosan kita mendengar lagi kabar tentang inkonsistensi kebijakan pemerintah di era ini. Rasanya juga, sejak awal pemerintahan Presiden Jokowi selalu saja ada kegaduhan di antara para menteri, selalu saja terjadi silang pendapat di antara anggota kabinet. Kebijakan yang belum matang, yang semestinya masih digodok di dapur istana terburu-buru dihidangkan ke meja publik. Akibatnya menjadi kontroversi,

» Read more

Ada Apa dengan Rocky, Ada Apa dengan Kita?

Oleh: Rachland Nashidik*) Saya masih bingung dengan fenomena Rocky Gerung. Dalam sejarah, cuma Soekarno yang bisa membuat massa berduyun-duyun datang untuk mendengar pidatonya. Mereka yang tak sempat atau tak bisa hadir, akan dengarkan pidato di radio. Mereka sengaja tinggalkan kesibukan hanya untuk dengar pidato politik Soekarno. Hanya Soekarno — bukan Hatta, Sjahrir, Tan Malaka atau yang lain. Sejak deparpolisasi dan

» Read more

Debat Publik

Oleh: Indra Denny Mempersiapkan seorang kadidat dalam perhelatan debat publik tidak semudah ketika melakukan simulasi, seorang kadidat dituntut menguasai materi atau beragam issue baik pada tataran lokal maupun nasional untuk kadidat tingkat Kabupaten atau Kotamadya. Dan berbeda lagi materi untuk tingkat pemilihan gubernur bahkan lebih “jelimet” lagi pada tingkat pemilihan presiden. Seorang kadidat berhasil tidak-nya di dalam debat publik bukan

» Read more

Tommy Rusihan Arief, The Power of Journalist

*) Agustinus Liwulanga Tidak banyak orang yang ingat jika mendengar nama Bob Woodward dan Carl Bernstein. Namun jika mendengar “Skandal Watergate” 1974, dunia akan kembali tergelitik. Ya, itulah skandal politik terbesar dalam sejarah demokrasi Amerika Serikat. Menyebabkan Presiden Richard Nixon harus turun dari Gedung Putih dengan rasa malu yang tak tertahankan pada 8 Agustus 1974. Tiga tahun sebelum masa jabatannya

» Read more

SBY Pemimpin yang Pro Rakyat

*) Mohammad Harahap Berbanggalah kita sebagai kader Partai Demokrat yang dipimpin Presiden RI ke 6 yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Beliau adalah seorang Jendral yang cerdas,tegas,sopan dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negaranyanya. Sehingga partai kita disegani oleh partai partai lainnya. Presiden RI ke 6 SBY dan Partai Demokrat sudah memimpin Indonesia selama  2 periode

» Read more
1 2 3 4 49