Demi Kekuasaan yang Rapuh, Jokowi Lemahkan Islam Politik dan Kaum Nasionalis

Oleh: Ferdinand Hutahaean*) Pertanyaan pertama yang menggelayut di dalam kepala saat ini adalah pertanyaan yang seharusnya tidak perlu dipertanyakan andai kepemimpinan Jokowi minimal membawa bangsa ini ke arah yang benar, ke arah peningkatan ekonomi, ke arah stabilnya negara, ke arah hukum yang dijunjung tinggi dan ke arah kesejahteraan rakyat. Akhirnya pertanyaan ini kemudian menjadi deras mengalir dari pikiran ke lidah

» Read more

Bangga dengan Rakyat Indonesia

Oleh: Muhammad Rifai Darus*) Beberapa hari ini kita melihat meme dimedia sosial begitu viral tentang semangat mencalonkan diri menjadi Presiden 2019. Satu kata yaitu luar biasa, baik orang dewasa, politisi, artis, PNS, bahkan anak-anak pun lakukan meme yang sama yaitu foto mereka berdampingan dengan tulisan “Siap Jadi Capres 2019” dan ada hastag #menolakpresidentialtreshold20persen. Jujur ingin saya katakan bahwa ini hal

» Read more

Soal Presidential Threshold 20%, Indonesia Menuju Negara Inkonstitusional?

Oleh: Renanda Bachtar*) Masyarakat Indonesia yang selama ini selalu mengangung-agungkan konstitusi kali ini mendapat ujian. Ujian konsistensi untuk mendukung tegaknya konstitusi di tanah air bersoal kepada Presidential Threshold atau ambang batas perolehan suara minimal partai politik dalam Pemilihan Umum untuk mengajukan Calon Presidennya pada pemilu 2019. Konsistensi kerap menjadi tolok ukur kualitas dari level integritas yang berlaku secara personal, kelompok,

» Read more

Tidak Mau Berkompetisi Secara Sehat, Pemerintah Paksakan Presidential Threshold

Oleh:  Ferdinand Hutahaean*) Rasanya semakin hari dan semakin jauh rezim ini memerintah, semakin banyak ketidaknormalan terjadi hampir di seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Hukum dan lain-lain. Namun saat ini kita menyoroti tentang Politik, Pemaksaan Kehendak oleh Pemerintahan Jokowi tentang Presidential Threshold. Apa itu Presidential Threshold? Ialah sebuah angka batas ambang pencalonan presiden pada Pemilu.

» Read more

Indonesia Semakin Dekat Menjadi Negara Gagal

Oleh: Ferdinand Hutahaean*) Sejujurnya saya agak kesulitan mencari judul yang agak lembut dan tidak membuat khawatir publik namun pesannya sampai, yaitu mengingatkan pemerintah akan ancaman kejatuhan ekonomi negara kita yang tentu tidak satupun dari kita menginginkan itu. Semua warga negara pasti ingin pemerintah ini membawa bangsa ini makmur, dan bukan sebaliknya yaitu menjadi penyebab kejatuhan ekonomi negara akibat salah urus

» Read more

Menimbang SRD di Pilkada NTB (2)

Oleh: M Zakiy Mubarok*) “…karakter memberikan konsistensi, integritas, dan energi. Orang yang memiliki karakter yang kuat, akan memiliki momentum untuk mencapai tujuan.” Dikutip dari buku Grow with Character (Hermawan Kertajaya, Gramedia : 2010) Setelah cukup lama ditunggu, akhirnya nama Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd (SRD) disebut juga oleh Tuan Guru Bajang (TGB) Dr. HM Zainul Majdi untuk ditawarkan

» Read more

AHY dan Demokrat dalam Potensi 6 Lumbung Suara Nasional

Oleh: Boyke Novrizon*) #1. Pilkada DKI telah usai, namun tetap menyisakan cerita yang cukup heboh, spektakuler dan sangat menarik khususnya bagi warga Jakarta. Hal ini ditandai dengan hadirnya seorang calon gubernur berusia 38 tahun, sosok anak muda yang cerdas, terampil, tegas, santun serta berwibawa. Pemuda itu tak lain seorang perwira tentara dengan pangkat mayor. Namun di usia mudanya Sang Mayor

» Read more

Perkuat KPK Hanya Isapan Jempol Pansus Angket KPK DPR!

Oleh: Didi Irawadi Syamsuddin*) Masyarakat dari hari ke hari terus dan tidak lelah mengkritisi angket KPK, karena sepak terjang dan pergerakan Pansus Angket KPK DPR makin tidak jelas. Namun sepertinya telinga mereka sudah tertutup dan tidak peduli lagi dengan suara masyarakat tersebut. Bahkan secara kasat mata makin terbaca Pansus Angket KPK DPR sarat kepentingan politiknya. Kerja Pansus Angket KPK DPR

» Read more

Politik Pemuda, Era Millenial dan AHY

Oleh: Muhammad Husni Thamrin*) Peran pemuda pada tahun 1942-1945, pada masa pendudukan militer Jepang di Indonesia tak dapat diabaikan. Nama-nama seperti Wikana, Chaerul Saleh, Sayuti Melik, atau Adam Malik, memberikan warna tersendiri terhadap revolusi kemerdekaan Indonesia. Bahkan dapat dibenarkan oleh sejarah, sepak terjang para pemuda ini mendorong percepatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan bukan sekadar mengandalkan janji kemerdekaan yang diberikan oleh

» Read more

Semangat Bastille Day, Runtuhnya Tirani Kekuasaan

Oleh: Ferdinand Hutahaean*) Bastille Day adalah peringatan hari kemerdekaan Prancis, yang dirayakan setiap tanggal 14 Juli setiap tahunnya. Hampir 2 Abad perayaan ini selalu diperingati oleh Prancis dengan mengundang perwakilan-perwakilan negara lain. Bastille Day dalam bahasa aslinya atau bahasa Prancis disebut La Fete Nationale atau dalam bahasa Inggris artinya adalah The National Celebration. Namun masyarakat Prancis lebih sering menyebutnya Le

» Read more
1 32 33 34 35 36 47