Politik dan Ancaman Narkoba

Oleh: Dr Hinca IP Pandjaitan XIII*) Runtuh sudah akal sehat kita seolah tak berdaya mengatasi betapa masif, terstruktur dan super hebatnya narkoba menembus benteng pertahanan keluarga Indonesia. Anak-anak dan orang dewasa, wanita dan lelaki, warga sipil maupun aparatur negara dan pemerintahan seakan tak kuasa membendung godaan narkoba. Profesi apa saja dan siapa saja bisa menjadi korban. Sementara penjara sebagai garis

» Read more

Membangun Tugu, Merawat Budaya

Oleh: Dr Hinca IP Pandjaitan XIII*) Berhasil menembus kemacetan Jakarta pagi itu, Jumat (22/4/2016), akhirnya aku sampai juga di restoran Hotel Le Meredien, Jakarta. “Maaf, saya terlambat,” kataku sambil mengulurkan tangan kepada seseorang yang baru kukenal. Namanya Kennedy Aritonang, pebisnis muda dan sukses dari Batam. “Tak apa, silakan duduk,” katanya mempersilahkan. Kami berbicara banyak sekali. Mulai dari perkembangan politik di

» Read more

Sepak Bola Indonesia, Mari Bersalaman

Oleh: Dr Hinca IP Pandjaitan XIII*) Dari kursi nomor 4C GA 192, seri B737-800, pesawat Garuda dengan logo Liverpool FC di badannya, yang menerbangkan saya ke bandara Kualanamu, Sumut, kusempatkan mengirimkan pesan singkat via WA ke Mas Pramono Anung, Menteri Sekretaris Kabinet, yang sedang mendampingi Presiden Jokowi melakukan tugas negara di Belgia. “Saya laporkan ke Bapak Presiden, saya lagi semobil

» Read more

Memaafkan tetapi Tidak Melupakan

Oleh: Dr Hinca IP Pandjaitan XIII*) Dengan pengawalan ketat dari kepolisian, Simposium Nasional Membedah Tragedi 1965; Pendekatan Kesejarahan, berlangsung di Hotel Arya Duta, Jakarta. Simposium ini berlangsung dua hari, 17-18 April 2016. Suasana pembukaan di dalam ruangan hening sekalipun ada ratusan peserta di dalamnya. Sebaliknya di luar gedung penjagaan oleh pihak keamanan sangat ketat. Selepas ketua OC, ketua SC dan

» Read more

Demokrasi 140 di Ruang Maya

Oleh: Dr Hinca IP Pandjaitan XIII*) Aku punya pengalaman dua kali ketemu langsung dengan para pegiat demokrasi di ruang maya. Pertama, ketika memimpin diskusi dengan 28 perwakilan netizen, mendiskusikan revisi RUU KPK. Mereka menjadi warga nyata turun dari dunia maya dengan sangat terhormat menyampaikan gagasannya disaksikan lebih dari 200an kader utama Partai Demokrat dipimpin langsung SBY, sang ketua umum. Hasilnya

» Read more

Demokrasi untuk Negeri

Oleh: Dr Hinca IP Pandjaitan XIII*) Padamu negeri kami berjanji.. Padamu negeri kami berbakti.. Padamu negeri kami mengabdi.. Bagimu negeri jiwa raga kami.. Sayup sayup lagu gubahan Kusbini mengumandang di Ruang Tunggu Terminal 1B, Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Lagu ini menyuntik semangat patriotisme saat mengantarkan aku dan tim melangkah ke pintu pesawat yang akan membawa kami terbang ke Kota Sorong,

» Read more

Selamat Jalan, Pemimpinku; Pemimpinmu; Pemimpin Kita

Oleh: Dr Hinca IP Pandjaitan XIII*) “Horas, Lae. Berita duka. Pak Sani meninggal dunia. Sekarang masih di RS Abdi Waluyo, Jakarta,” begitu sms dari Bung Hotman Hutapea, politisi senior Partai Demokrat, legislator DPRD Kepri. Belum sempat hilang kagetku, aku mendapat sms dari ibu Ani SBY di Australia, sedang dampingi Pak SBY melakukan kerja internasionalnya. “Innallilahi Wainnailahi Roji’un. Telah Meninggal H.

» Read more

Hukuman Mati, Akankah Berakhir?

Oleh: Dr Hinca IP Pandjaitan XIII*) Ketika M Rivai Darus, Wakil Sekjend Partai Demokrat yang juga Ketua KNPI, mengirimkan pesan pendek lewat WA, saya sedang membaca laporan Amnesty International. “Bang Sekjend, kerja politik kita di Papua Barat sudah siap. Sabtu, Sekjend dampingi panitia pencalonan penjaringan menerima pendaftaran bakal calon Gubernur Papua Barat,” katanya. “Ok, Bung Ulil juga ikut ya,” kataku

» Read more

Terbuka Bukan Pilihan, tapi Keharusan

Oleh: Dr Hinca IP Pandjaitan XIII*) Dalam kerja politikku di Kota Medan, aku beraudensi dengan Kapolda Sumut, yang baru, Budi Winarso dan jajaran. Hari Kamis  (7/4/2016), kami berdiskusi banyak hal, mulai dari Pilkada Kota Siantar yang masih tertunda sampai kegelisahan kita semua melihat maraknya narkoba. Setelahnya, saat aku dan teman teman meluncur ke bandara untuk balik ke Jakarta dan bersiap

» Read more

Harapan Rakyat Kecil Itu Bernama LBH

Oleh: Dr Hinca IP Pandjaitan XIII*) Di tengah kepenatan Penataran Pimpinan dan Kader Partai Demokrat hari kelima, tampil Pak Sudi Silalahi, mantan menteri sekretaris kabinet, didampingi Bang Lambok V Nahattan dan K Suganda S. Mereka bicara lembaga kepresidenan dan juga hukum dan undang-undang. “Ada ribuan grasi yang diselesaikan selama 10 tahun. Tinggal 31 saja yang belum sempat dieksekusi,” kata Pak

» Read more
1 2 3