Demokrat Gelar Rapimnas 10-11 Maret 2018

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: MCPD/OmarTara)

Jakarta: Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat akan berlangsung pada 10-11 Maret 2018 di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Partai pemenang Pemilu 2009 tersebut ingin mematangkan konsolidasi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak 2018 dan Pemilu 2019.

“Rekomendasi dan target untuk pemenangan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019, tentu jadi topik bahasan utama,” kata Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Imelda Sari, Jumat (23/2).

Disinggung mengenai sosok calon presiden (capres) yang akan diusung Demokrat, Imelda meminta publik untuk menunggu.

“Siapa capres yang akan diusung Partai Demokrat tahun 2019? Tunggu tanggal mainnya,” ujarnya.

Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat, Agus Hermanto menyatakan, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) yang berlangsung serentak dengan pemilu legislatif (pileg) masih cukup lama. Karenanya, Demokrat tak ingin terjebak dalam hal figur capres, termasuk calon wakil presiden (cawapres).

Ditambahkan Wakil Ketua DPR tersebut, partainya tidak dapat mengusung sendiri pasangan capres dan cawapres. Artinya, dibutuhkan koalisi dengan partai politik (parpol) lain.

Menurut Agus, Rapimnas Demokrat rencananya dibuka Presiden Joko Widodo. Dia menilai sebagai suatu kewajaran jika Presiden membuka kegiatan parpol.

“Mengundang Presiden itu wajar dan sama. Semua parpol dalam rakernas mengundang Presiden dan Insya Allah Pak Jokowi berkenan hadir,” ungkap Agus.

Sebelumnya, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan, Demokrat tidak ingin terlalu dini membahas capres dan cawapres.

“Saat ini, Partai Demokrat belum saatnya berbicara tentang capres dan cawapres. Belum saatnya bicara dengan partai-partai mana kita berkoalisi,” kata SBY.

(suarapembaruan/beritasatu/dik)