DPR-RI Diteror

Aparat kepolisian didampingi Sekretaris FPD DPR-RI Didik Mukrianto melakukan pemeriksaan di Ruang Anggota Fraksi Partai Demokrat No. 1008, tempat ditemukannya bekas peluru, Rabu (17/10/2018). (Twitter @jansen_jsp)

Jakarta: Ketua Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum  DPP-PD yang Komunikator Partai Demokrat Jansen Sitindaon menegaskan penembakan yang terjadi di Gedung DPR-RI adalah teror.

Pernyataan tersebut disampaikan Jansen Sitindaon menanggapi pemberitaan ditemukannya bekas peluru di ruang kerja anggota Fraksi  Demokrat dan Fraksi PAN DPR di lantai 10 dan  20.

Jansen bahkan menulis dengan huruf kapital ketika menyatakan: “USUT TUNTAS! NYASAR KOK MASUKNYA PELURU KEBANYAK RUANGAN. BEDA² LAGI. TEROR INI!”

Berikut pernyataan Jansen Sitindaon selengkapnya melalui akun Twitter-nya @jansen_jsp, Rabu (17/10/2018):

1. Ruangan Demokrat jg kena!

–Mau itu dikatakan “peluru nyasarpun”, ini sdh bicara keselamatan orang. Krn nyasarnya nyawa orang bisa hilang. Jd harus ada yg bertanggungjawab dan dihukum dr persoalan ini. Kalau tdk ada yg dihukum maka “presedennya” peluru nyasar bkn kejahatan; https://t.co/KZRwXD5zlE

2. Jika pelaku “peluru nyasar” ini tdk ada yg dihukum, akan muncul lg nyasar² berikutnya. Kaca rumah orang ditembakilah, dll, entah dgn alasan dan motif apapun. Presedennya: “kan nyasar, tak ada masalah”. Ini peluru boss! bisa buat mati orang. Airsoft Gun tanpa izin aja dihukum!

3. Locus Delicti penembakan ini adl Ruang Fraksi @PDemokrat No. 1008. Saat ini ruang tersebut telah didatangi Polisi utk dilakukan olah TKP. Didampingi Sekretaris Fraksi kami mas @DidikMukrianto.

–USUT TUNTAS! NYASAR KOK MASUKNYA PELURU KEBANYAK RUANGAN. BEDA² LAGI. TEROR INI! https://t.co/tOILMqJ9Ay

(Didik)