Gelombang Dahsyat Sosmed bagi Kader Demokrat se-Sulsel

Serius tapi bahagia selama mengikuti Workshop Medsos Partai Demokrat Sulsel. (twitter/isari68)

Oleh : Riyanti Nazief*)

Pasca-Workshop Medsos Demokrat bagi seluruh Anggota Fraksi dan Pengurus Demokrat Sulsel yang dihelat di Hotel Swiss Bell Inn selama 2 hari oleh Para Mentor handal dari DPP Partai Demokrat. Rasanya belum puas kami melepaskan dahaga akan keingintahuan kami berselancar di gelombang medsos yang menyejukkan, tetapi terkadang penuh dengan riak-riak kebingungan dan kelucuan serta keceriaan dari teman teman selama mengikuti Workshop Medsos Partai Demokrat Sulsel.

Mengikuti Worshop Medsos Partai Demokrat Sulsel, baik kelas bersama maupun penjurusan semua kelas sangatlah menarik serta menjadi kebutuhan utama bagi setiap anggota fraksi dan seluruh kader dalam memasarkan citra partai dan tentu saja citra diri kita sendiri. Perahu yang kita butuhkan mengarungi gelombang samudera sosmed adalah Facebook, Tweeter, Instagram, FanPage, Block, Website.

Tentu materi seperti penulisan dan interview tak kalah pentingnya bagi para anggota fraksi dalam mengelola gestur tubuh serta emosi dalam menjawab door interview dan talk show dari para awak media yang sangat haus berita-berita politik.

Ada hal-hal sangat menarik ketika mengikuti workshop kali ini. Walaupun pesertanya dari kalangan muda hingga usia tua, tetapi spirit kebersamaan dalam mencapai taraf menguasai dan paham akan sosmed secara handal sangatlah terasa kental. Hal ini nampak dari raut muka peserta yang sangat serius tetapi enjoy serta antusias mengaplikasikan semua materi sosmed yang diajarkan para mentor  handal. Kerap terlihat ekspresi bahagia dan gembira diselingi tawa canda para peserta dalam mengikuti instruksi para mentor yang sangat ramah serta profesional.

Selain atmosfir keseriusan dalam menyimak materi sosmed ada hal-hal lucu mewarnai workshop kali ini. Misalnya, adanya istilah “Kelas Travel Loka”. Mengapa istilah ini viral di kelas? Karena ada peserta ketika mendownload aplikasi Tweeter, ia bingung memilih. Pasalnya  lambang Tweeter mirip lambang Travel Loka. Begitu pula ketika mentor menyuruh menuliskan alamat, yang ditulis malah alamat rumah. Padahal yang dimaksud mentor adalah alamat Email.

Semua tawa bagaikan riak-riak kecil ombak di lautan lepas dan semua postingan peserta Workshop Medsos Demokrat Sulsel bagai gelombang dahsyat di lautan bebas. Gelombang yang mampu memberikan attack di medan perang, baik di darat maupun di lautan.

Selamat berperang opini melalui sosmed. Jayalah Demokrat!

*)Pengurus DPD-PD Sulsel

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.