Hinca Temui Ibu dan Ziarah ke Makam Ayah

Anggota Komisi III DPR (juga Sekjen Partai Demokrat) Hinca Pandjaitan didampingi istri, Engelbertha Silalahi, ziarah ke makam ayahnya di pekuburan Kristen di Jl Sei Kopas Kel Sendang Sari Kec Kisaran Barat, Kamis (1/3/2018) pagi. (dailysatu/ist)

Kisaran: Anggota komisi III DPR RI DR Hinca Pandjaitan XIII pulang kampung “marsombu sihol” temui Ibu kandungnya Nuriana Orem br Siagiaan di Jl Budi Utomo Kelurahan Selawan Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Kamis 1 Maret 2018.

Kepulangan Hinca ke kampung kelahirannya mensyukuri karunia Tuhan dan menyampaikan “hamuliateon” kepada Ibunya atas keberhasilan menjabat anggota DPR RI pada 14 Pebruari lalu.

“Terima kasih Tuhan, ‘mauliate ma Oma di uju ni ngolum on’, aku dapat dilantik sebagai anggota DPR RI membantu pemerintah membangun bangsa ini, ” ujar Hinca saat bertemu dengan Ibunya dan saling merangkul penuh kasih sayang.

Para keluarga yang sebelumnya ramai menunggu rombongan ikut terharu menyaksikan pertemuan anak  sijujung baringin dan “siboan goar” itu.

Acara keluarga pun terus berlanjut dengan upah upah dan pasahat si pirni tondi kepada Hinca Pandjaitan bersama istri Engelbertha Silalahi dari pihak dongan tubu marga Panjaitan dan hulahula Silalahi serta Tulang Siagiaan.

Ziarah ke Makam Ayah

Sebelumnya, Hinca Pandjaitan yang juga menjabat Sekjen DPP Partai Demokrat ini sudah terlebih dahulu ziarah ke makam ayahnya di pekuburan Kristen di Jl Sei Kopas Kel Sendang Sari Kec Kisaran Barat, Kamis (1/3/2018) pagi.

Sebelum ke makam dan berziarah. Hinca yang didampingi istri Engelbertha Silalahi, adik perempuan dan keponakannya, Frans, terlebih dahulu belanja Anggir ke pekan Kisaran.

Almarhum ayahnya  Sangil Batara Pandjaitan XII  (Op Togav) wafat pada tahun 2002 meninggalkan 1 istri dan 7 anak. Sedangkan Hinca Pandjaitan (A.Togav) merupakan anak pertama. Saat ziarah, Hinca Pandjaitan, yang dikenal pencinta budaya dan leluhur itu, berdoa di makam ayahnya. Hinca terlebih dahulu menyajikan pisang, anggir (jeruk purut), demban/napuran selanjutnya menabur bunga di atas makam ayahnya. Hinca berdoa kepada Tuhan Mulajadi Nabolon, kiranya arwah Ayahnya tetap diterima Tuhan di sisiNya. Kepada Tuhan Mulajadi Nabolon memberikan kesehatan  dan rahmat yang berlimpah kepada keluarganya.

(rilis/dailysatu/dik)