Ibas Kagum Pelajar Pacitan Pecahkan Rekor Dunia Seni Tari Rontek Terbanyak

Pemecahan Rekor Muri 5000 penari Rontek yang digelar siswa-siswi se-Kabupaten Pacitan di Stadion Pacitan Gelora Arga Lima, Sabtu (8/12/18). (Foto: DPP-PD)

Pacitan: “Mari kita cintai budaya kita, kita lestarikan dan jaga bersama budaya Rontek ini. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus ikut adil dalam pelestarian budaya lokal,” demikian ajakan Edhie Baskoro Yudhoyono anggota DPR RI dalam acara Pemecahan Rekor Muri 5000   penari Rontek yang digelar siswa-siswi se-Kabupaten Pacitan di Stadion Pacitan Gelora Arga Lima, Sabtu (8/12/18). 

Anggota Komisi 10 DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono juga ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang ikut berkontribusi dalam terselenggaranya festival Rontek dan Mozaik 3D Configuratuion ini.

“Saya ucapkan terima kasih banyak masyarakat Pacitan yang telah ikut mendukung terselenggaranya Festival tari Ronten dan 3D Configuratuion ini,” ujar putra Kedua SBY tersebut.

Festival pun dimulai, suara hening digantikan dengan gemuruh suara Rontek atau kentongan bambu yang dipukul oleh ribuan penari Rontek. Gelegar suara penonton saling bersautan mengakumi keindahan yang tercipta apik oleh kolaborasi tari Rontek dan Mozaik 3D Configuratuion.

Sementara itu, Silfi salah satu murid SMA 1 Pacitan kelas 10, mengungkapkan rasa bahagianya bisa berkontribusi dalam megahnya Festival kali ini.

“Alhamdulillah tadi kami bisa mempersembahkan karya terbaik kami ke pak Edhie Baskoro dan Pak SBY. Walaupun harus menyita waktu istirahat, tapi saya bangga bisa ikut melestarikan budaya asli Pacitan,” terang Silfi.

Sama halnya dengan Anggi, siswa kelas 11 Madrasah Aliyah Negeri Pacitan yang senang mendapat ilmu dan pengalaman baru.

“Saya ucapkan terima kasih pada Mas Ibas yang telah memberi kami pengalaman dan ilmu baru. Semoga kedepannya Mas Ibas datang ke Pacitan lagi dengan membawa Festifal yang lebih besar lagi”, ucap salah satu peserta tari Mozaik 3D Configuratuion.

(Rilis/dik)