Jokowi Diminta Fokus pada Lima Hal

Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin (twitter)

Jakarta: Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin meminta pada Presiden Joko Widodo fokus memenuhi kebutuhan rakyat. Ada 5 poin permintaan Didi Irawadi pada Jokowi yang disampaIkan pada wartawan, Rabu (25/4/2018).

Kelima poin itu adalah:

1.Berupaya agar lapangan pekerjaan tersedia lebih banyak. Tidak dapat disangkal jumlah pengangguran saat ini cukup tinggi

2.Upayakan agar pendapatan dan daya beli masyarakat lebih tinggi

3.Tingkatkan kesejahteraan rakyat agar kemiskinan makin berkurang

4.Tingkatkan hubungan antara negara dan rakyat, serta kerukunan sosial lebih baik

5.Lebih menaruh perhatian pada persoalan keadilan, kebebasan dan keamanan yang lebih baik.

“Manakala tidak bisa mengatasi persoalan-persoalan tersebut, maka wajarlah kalau ada suara-suara perlunya kepemimpinan baru untuk 2019,” ucap Didi.

Menyikapi pertemuan Jokowi dengan sejumlah pengurus teras Persaudaraan Alumni 212 di Istana Bogor beberapa hari lalu, Didi menegaskan, Demokrat menyambut baik pertemuan tersebut.

“Moga-moga kerja yang baik, tingkatkan kesejahteraan rakyat lebih baik, tingkatkan kinerja lebih baik seiring dengan silaturahmi yang baik tersebut,” katanya.

Didi menyampaikan, silaturahmi dan komunikasi yang baik tentu bagus di tahun politik yang kian panas dan penuh dinamika.

“Masukan-masukan dan tukar pikiran dengan semua pihak termasuk Persaudaraan 212 tentu hal yang baik,” ujar Didi Irawadi.

Jokowi Harus Terima Kritikan

Menanggapi kritikan Amien Rais yang menyebut elektabilitas Joko Widodo going down atau menurun, Didi Irawadi menyarankan agar Jokowi menerima segala kritikan yang muncul. Ia pun mengimbau agar Jokowi menunjukkan kinerja terbaiknya.

“Soal kritik dan himbauan Pak Amien Rais adalah hak beliau, yang penting punya dasar dan argumentasi yang kuat. Jangan terlalu sensitif lalu marah atau bahkan mengancam balik. Balaslah dengan kerja, kerja, dan terus kerja demi menghasilkan kinerja terbaik,” kata Didi.

Menurutnya, menjadi hal wajar kalau rakyat ingin pemimpin baru jika Jokowi tak mampu selesaikan persoalan tersebut.

“Partai Demokrat akan terus dukung Jokowi manakala bisa memperbaiki dan meningkatkan beberapa persoalan ini, berupaya agar lapangan pekerjaan tersedia lebih banyak, upayakan agar pendapatan dan daya beli masyarakat lebih tinggi, tingkatkan kesejahteraan rakyat agar kemiskinan makin berkurang, lebih menaruh perhatian pada persoalan keadilan, kebebasan dan keamanan yang lebih baik,” ujar  Didi sembari menambahkan jika tidak bisa mengatasi persoalan-persoalan tersebut, maka wajar kalau banyak yang bersuara perlu kepemimpinan baru untuk 2019.

(detik/dik)