Kader Demokrat Harus Menangkan Pileg dan Pilpres 2019

Suasana Pembukaan Workshop Bimtek Gelombang Ketujuh Tahap Ketiga di kantor Demokrat, Wisma Proklamasi 41, Menteng, Jakarta Pusat, Senin malam (23/4/2018). (Foto:MCPD/Omar)

Jakarta: Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Timo Pangerang mengatakan Sebagai kader Partai Demokrat yel yel  “Demokrat Siap” yang selalu kita kumandangkan artinya kader  harus mempunyai tujuan yaitu untuk menang di pileg dengan menambah kursi di daerah pemilihannya masing- masing dan tentunya Pilpres 2019.

Hal tersebut disampaikan Andi Timo saat Pembukaan Workshop Bimtek Gelombang Ketujuh Tahap Ketiga di kantor Demokrat, Wisma Proklamasi 41, Menteng, Jakarta Pusat, Senin malam (23/4/2018).

Di Pemilu 2014 yang lalu harus dijadikan pelajaran bagi kader Demokrat di seluruh Indonesia karena suara Demokrat mengalami penurunan karena ada oknum kader yang tersangkut korupsi yang terus diberitakan oleh media. Selain itu kader kurang kompak dan Partai Demokrat tidak punya calon presiden ataupun calon wakil presiden.

“Sekarang kita harus semangat dan bulatkan tekad serta tidak ada keraguan lagi, untuk itu mari kita  merebut kemenangan kembali  di Pemilu 2019” Ungkap Andi Timo.

Andi Timo Pangerang mengingatkan bahwa  Partai Demokrat mempunyai tiga sasaran atau  tri sukses, pertama harus menang Pilkada 2018 sekitar  35 persen dari total 171 pilkada, kedua harus menang pemilu 2019 minimum 15 persen suara dan target masuk 3 besar dan yang ketiga capres dan cawapres yang diusung Partai Demokrat harus menang.

Foto bersama peserta Pembukaan Workshop Bimtek Gelombang Ketujuh Tahap Ketiga di kantor Demokrat, Wisma Proklamasi 41, Menteng, Jakarta Pusat, Senin malam (23/4/2018). Foto:MCPD/Omar)

Wasekjen Andi Timo Pangerang juga menyampaikan salam dari Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan XIII yang tidak bisa hadir karena berhalangan. Hinca mendoakan peserta bimtek dapat mengikuti bimtek lagi tahun depan, artinya terpilih lagi menjadi anggota Dewan 2019

Sebelumnya Ketua Divisi Diklat DPP Partai Demokrat Gondo Radityo Gembiro yang akrab disapa Dudi mengatakan bahwa peserta bimtek kali ini merupakan gelombang yang ketujuh tahun ketiga tahun 2018, karena bimtek yang dilakukan Divisi Diklat mulai tahun 2016.

Untuk materi bimtek kali ini ada  penambahan materi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat dan ini merupakan pertanda yang  baik. Peserta boleh bertanya apa saja terkait Pemilu kepada narasumbernya. Selain itu ada materi dari Fisip Universitas Indonesia (UI) bagaimana cara metode survei sederhana dengan biaya murah, efektif dan efisien.

(iwan/dik)