Kader Demokrat Terus Berlari

Sekjen Partai Demokrat Dr Hinca IP Pandjaitan dalam pembukaan Workshop Bimtek, Gelombang ke-7, Angkatan 19, 20 dan 21 di Kantor Demokrat, Wisma Proklamasi 41, Menteng, Jakarta, Kamis malam (27/4). (Foto: MCPD/Omar Tara)

Jakarta: “Kalau dihitung, mungkin tidaklah cukup diukur dengan meteran, jauhnya perjalanan Bapak/Ibu sekalian yang datang dari berbagai wilayah Indonesia. Itulah, Partai Demokrat memang sedang berlari dan terus berlari. Bapak/Ibu sekalian adalah bagian dari berlari itu. Oleh karena itu selamat datang di rumah perjuangan kita, Wisma Proklamasi 41, Kantor DPP-PD yang kita banggakan ini.”

Pernyataan di atas disampaikan Sekjen Partai Demokrat Dr Hinca IP Pandjaitan saat membuka Workshop Bimtek (Bimbiingan Teknis) Gelombang ke-7 angkatan 19, 20 dan 21 di Kantor Pusat Demokrat, Wisma Proklamasi 41, Menteng, Jakarta, Kamis malam (27/4/2017).

Hinca menambahkan Partai Demokrat berterima kasih sebesar besarnya dan sedalam-dalamnya kepada Kemendagri. Lembaga pemerintah itu terus mempercayai Partai Demokrat sebagai mitranya melakukan pendidikan-pendidikan politik terutama di dalam internal Partai Demokrat. Bimtek memang ditujukan pada fraksi-fraksi Demokrat di DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Bimtek kali ini memasuki gelombang terakhir.

“Saya bangga sekali dengan Workshop Bimtek yang sudah memasuki gelombang terakhir. Saya terpaksa izin untuk tidak meninggalkan gelombang ini. Seharusnya, hari ini, kami berada di Sumatera Utara. Bagi Demokrat, pendidikan dan pelatihan tidak ada hentinya. Jadi saya menyatakan, Kesekjenan Demokrat ingin menuntaskan kewajiban memenuhi seluruh permintaan Divisi Diklat DPP-PD untuk mengisinya,” Hinca menjelaskan pentingnya bimtek bagi Demokrat.

Hinca juga menyampaikan, bagi Partai Demokrat, pendidikan dan pelatihan kepada kader adalah keutamaan. Karenanya Demokrat kembali berterimakasih pada Kemendagri.

“Pesan Ketua Umum Partai Demokrat Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) kepada Bapak/Ibu agar menjaga kesehatan  dalam tiga kali 24 jam nanti. Biasanya yang jago intrupsi dan bicara itu adalah anggota dewan. Karena itu, di Bimtek ini, berhentilah sejenak bercakap-cakap. Kini saatnya mendengarkan. Bimtek ini penting karena politisi yang baik adalah politisi yang mampu mendengarkan suara denyut nadi rakyatnya, baru dia bicara. Jadi latihanlah mendengar karena materi yang diberikan sudah disusun SOP-nya (Standard Operating Procedure) berdasarkan arahan Kemendagri. Mari kita ikuti dan perhatikan baik baik sampai selesai. Kami yakin dan percaya banyak manfaatnya,” Hinca menyampaikan di akhir sambutan

Suasana Workshop Bimtek Gelombang ke-7, Angkatan 19, 20 dan 21 di Kantor Pusat Partai Demokrat, Wisma Proklamasi 41, Menteng, Jakarta, Kamis malam (27/4). (Foto: MCPD/Omar Tara)

Sebelumnya Ketua Panitia Bimtek Iwan Rinaldo Syarief mengatakan, enam gelombang telah dilalui dalam waktu lebih dari 21 hari. Workshop Bimtek FPD 2017 diprogramkan atas arahan dan bekerjasama dengan Kemendagri. Bimtek juga mendapat persetujuan serta arahan Sekjen Partai Demokrat, mewakili Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Bimtek  ini adalah periode pertama di tahun 2017. Bimtek kembali digelar akhir tahun 2017.

“Kami mengemas kegiatan ini sedemikian rupa berdasar arahan Kemendagri, dengan membuat silabus. Tahun ini, pemateri yang hadir di antaranya dari Kemendagri, KPK, BPK, Kemenkeu dan dari internal Partai Demokrat. Dari internal partai akan diisi pamateri yang berhubungan dengan program pro-rakyat, di anataranya dari Komisi IV DPR, Komisi IX DPR, dan Fraksi Partai Demokrat DPR. Insya Allah, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR-RI Edhie Baskoro Yudhoyono akan hadir memberikan materi,” Iwan Rinaldo mengungkapka.

Panitia, kata Iwan Rinaldo, mengucap syukur karena bimtek dari gelombang ke gelombang, meskipun kurang sempurna, terus berupaya keras melayani para peserta.

“Apabila ada yang kurang berkenan dari bapak/ibu, dari mulai penyhambutan kedatangan dan lainnya, panitia mohon dimaafkan. Mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita semua,” Iwan memungkasi pernyataannya.

(Iwan K/dik)

9 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.