Merekam Safari Politik SBY di Jawa Timur (Bagian ke-5)

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberi pengarahan pada kader saat Rakerda DPD Partai Demokrat Jawa Timur di GOR Guyub Rukun, Tulungagung, Minggu (25/2). (Foto: Antara)

Minggu (25/2), hari terakhir di Tulungagung, SBY menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Demokrat Jawa Timur.

Tercatat tak kurang dari 1.500 kader dan simpatisan sudah menyambut Ketum Demokrat tersebut di GOR Guyub Rukun dengan meneriakkan nama SBY, AHY, dan Demokrat.

Sorak-sorai terus menggema hingga SBY duduk di barisan depan. Sorak-sorai itu kemudian berganti keceriaan ketika para kader berjabat tangan dengan SBY.

“Partai Demokrat.. Jaya! SBY.. Yes!” sahut-sahutan dari ratusan kader dan simpatisan itu terus menggema.

Tiba waktunya pada SBY memberikan arahan di mimbar, seluruh kader dan simpatisan mengiringi dengan tepuk tangan.

“Dari Jawa Timur lah kebangkitan Partai Demokrat dimulai,” begitu seruan SBY di atas mimbar dengan diiringi teriakan semangat dari para kader.

Ajakan dan seruan SBY tersebut memang beralasan. Pada putaran Pilpres 2009 lalu, SBY menang telak di wilayah Jawa Timur sekaligus membuatnya melanjutkan jabatan ke periode kedua.

Sebagai putra terbaik Jawa Timur, tentu dukungan masyarakat mengalir kepadanya. Namun, hal tersebut tak mengenal batas. Meski sekarang tak lagi menjabat presiden, sosoknya masih dinanti oleh masyarakat Jawa Timur.

Kepemimpinan Partai Demokrat di bawah arahan SBY kembali menuju ke arah yang lebih baik dan mampu menggalang, serta membangkitkan semangat demi meraih kemenangan.

Di samping itu, pada 2008 silam Partai Demokrat berhasil menang dengan gemilang ketika mengusung kader terbaiknya, Soekarwo. Ia pun berhasil menjadi gubernur terbaik dan terpilih selama dua periode.

Kali ini, sejarah itu bisa diukir kembali. Calon yang diusung Partai Demokrat memiliki kapabilitas, mengerti permasalahan dan memberikan solusi, serta dekat dengan rakyat.

Tak berhenti di situ, SBY juga mengajak seluruh kader untuk bekerja berikhtiar, dan berdoa demi memenangkan calon yang diusung Partai Demokrat, terutama di Pilgub Jatim mendatang.

Mengusung Khofifah-Emil Dardak, SBY yakin bahwa Jawa Timur akan berada di jalur yang tepat dan mengerti permasalahan yang ada, serta mampu melanjutkan perjuangan Pade Karwo.

“Yang baik dilanjutkan, yang belum baik diperbaiki,” kata SBY.

Kehadiran SBY memang berhasil memantik semangat para kader. SBY mengajak untuk terus dekat dengan rakyat. Dekati rakyat dan beri tahu mengapa Khofifah-Emil pantas untuk dipilih.

Ajakan itu juga tentunya harus dengan cara-cara yang baik dan beretika. Hingga nantinya rakyat lah yang menentukan pilihannya. Jika diridhai oleh Allah, maka Khofifah-Emil akan sukses memimpin Jawa Timur.

“Ingat Jawa Timur, ingat Partai Demokrat.”

(Abi Permana/Kompasiana/dik)