Muscab Demokrat se-NTT Berakhir

Ketua BPOKK DPP-PD Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo memberikan arahan saat menutup Muscab Demokrat se-NTT di Hotel ASA Jln Soekarno-Hatta, Weri, Larantuka Flores Timur-NTT, Senin (27/03/2017). (Foto: MCPD/Kardi)

Flores Timur, NTT: Musyawarah Cabang (Muscab) III Partai Demokrat se-Provinsi NTT resmi ditutup oleh Ketua BPOKK DPP-PD Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo. Muscab ditutup di Hotel ASA Jln Soekarno-Hatta, Weri, Larantuka Flores Timur-NTT, Senin (27/03/2017).

Dalam arahannya Pramono Edhie menyampaikan, BPOKK DPP-PD datang langsung ke daerah karena sangat penting memberikan semangat perjuangan. BPOKK DPP-PD juga harus mengerti betul daerah seluruh Indonesia yang memiliki budaya dan tradisi masing-masing. Juga kesulitan medannya.

“Syukur Alhamdulillah, zona atau rayon pertama yang terdiri dari 4 Muscab di Pulau Sumba berjalan lancar. Selanjutnya zona kedua yang terdiri 9 Muscab di Kupang, Pulau Timor  juga berjalan lancar. Zona terakhir, terdiri 9 Muscab di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores,  juga berjalan lancar, aman, dan tertib. Artinya, 22 kabupaten/kota se-NTT telah melaksanakan Muscab. Lantaran pembukaannya di Pulau Sumba, maka  saya tutup Muscab se-NTT di Pulau Flores,” Pramono Edhie menyampaikan.

Pramono Edhie berterimakasih kepada semua kader. Ia akan bercerita saat keliling Indonesia bahwa Muscab di NTT berjalan lancar. Kader Partai Demokrat luar biasa dalam memahami demokrasi. Bisa memahami bahwa menang kalah hal biasa.

Ketua BPOKK DPP-PD Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo bersama para Petinggi DPP-PD dan DPD-PD NTT dalam penutupan Muscab Demokrat se-NTT di Hotel ASA Jln Soekarno-Hatta, Weri, Larantuka Flores Timur-NTT, Senin (27/03/2017). (Foto: MCPD/Kardi)

“Perlu Anda ketahui, para kader Demokrat, Pilkada DKI yang diikuti oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus kita jadikan contoh. Setelah selesai ya selesai. Tidak ada pertempuran sampai akhir hayat. Tidak ada permusuhan. Jangan pelihara permusuhan selama-lamanya. Yang sakit kita sendiri,” Pramono Edhie menyampaikan.

Di Zona atau Rayon III NTT, dari 9 Muscab yang digelar menghasilkan delapan Ketua DPC-PD yang baru dan yang bertahan adalah Ketua DPC-PD  Kab Manggarai Timur. Ini berarti Demokrat terus memberikan ruang kepada para kadernya.

“Saya berpesan pada Ketua DPC-PD terpilih segera lengkapi dan susun organisasi. Segera laksanakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab). Tidak ada waktu lagi. Ingat, pakta integritas sudah ditandatangani. Komitmen politik sudah ditandatangani. Saya akan tagih di kemudian hari,” Pramono Edhie mengingatkan.

Pramono Edhie menegaskan, para kader harus membesarkan partai.  Konkretnya, seorang kader harus mendapatkan suara konstituen lebih banyak dari partai. Misalnya, jika menjadi anggota legislatif di pusat, ia mendapatkan 300 ribu suara, sedangkan partainya hanya 100 ribu. Ini artinya Demokrat naik karena kadernya hebat.

Anggota FPD DPR-RI Dr Benny K Harman dan Ketua DPD-PD NTT Dr Jefri Riwu Kore bersama Pimpinan Demokrat NTT menyanyikan lagu Bale Nagi yang artinya Pulang Kampung (dari Larantuka, Flores Timur) dalam penutupan Muscab Demokrat se-NTT di Hotel ASA Jln Soekarno-Hatta, Weri, Larantuka Flores Timur-NTT, Senin (27/03/2017). (Foto: MCPD/Kardi)

Pramono Edhie menggarisbawahi bahwa Demokrat selalu mengutamakan kader untuk duduk sebagai pemimpin.

“Ingat lagu yang dinyanyikan Pak Dr Benny  K Harman. Judulnya Bale Nagi (dari Larantuka, Flores Timur)  artinya pulang kampung. Andai kita punya jago sendiri kenapa harus ambil jago orang lain,” katanya.

Pramono Edhie juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Panitia Muscab.

“Selamat bekerja. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menuntun perjuangan kita semua,” Pramono Edhie mengakhiri.

Hadir dalam penutupan Muscab se-NTT antara lain Anggota FPD DPR-RI Dr Benny K Harman, Ketua DPD-PD NTT Dr Jefri Riwu Kore, Ketua Divisi Keamanan Internal DPP-PD Rudi Kadarisman, Ketua Departemen Urusan KPK DPP-PD Jemmy Setiawan, Ketua Departemen Urusan DPR DPP-PD Jansen Sitindaon, Wakil Direktur Eksekutif DPP-PD Irawan S Leksono MM, Wakil Ketua BPOKK DPP-PD Supandi R Sugondo, Sekretaris Divisi Diklat DPP-PD Agustinus Tamo Mbapa MSi, Sekretaris Dept Pemuda dan Olahraga Rocky Amu, Pimpinan DPD-PD NTT, Anggota FPD DPRD NTT; Pimpinan DPC-PD se-NTT, serta Anggota FPD DPRD Kabupaten/Kota se-NTT.

(kardi/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.