Perahu Bermesin untuk Nelayan Militan Demokrat

Sekretaris FPD DPR-RI Didik Mukrianto (ketiga dari kiri) didampingi para petinggi PD Jateng dan Jepara menyerahkan perahu bermesin pada Usman (keempat dari kiri) dan nelayan militan Demokrat. Usman selama ini melaut dengan rakit. (Foto: DPC-PD Jepara)

JEPARA: Jajaran pengurus inti Partai Demokrat menemui masyarakat nelayan di Pantai Desa Bondo, Bangsri, Jumat (12/4/2019). Sebuah perahu bermesin milik Partai Demokrat diserahkan kepada perwakilan nelayan untuk bisa dimanfaatkan melaut. Secara simbolis penyerahan diberikan kepada salah satu relawan militan Partai Demokrat, Usman, 64.

Usman sebelumnya menggunakan rakit yang terbuat dari potongan kayu. Setiap hari ia melaut dengan menggunakan pancing tangan. Uniknya, di rakit miliknya terdapat bendera Partai Demokrat.

Ia mengaku sebagai pengagum Susilo Bambang Yudhoyono dan Partai Demokrat. Hingga akhir tahun lalu, salah satu kader bertemu Usman di tengah laut.

Lalu dihubungkan kepada SBY bahwa di Jepara ada simpatisan militan Partai Demokrat.

“Lewat sambungan telepon saya berbicara langsung kepada beliau. Saya sampaikan minta bantuan kapal nelayan supaya bisa melaut. Selama ini saya pakai rakit seadanya,” katanya.

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR-RI Didik Mukrianto didampingi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Jepara M. Latifun dan sejumlah tokoh partai seperti Hendro Martojo dan Helmy Turmudzi turut hadir pada acara silaturahmi dengan nelayan tersebut. Tak hanya nelayan, kelompok tani juga turut hadir. Mulai Kelompok Sido Makmur, yang dipimpin Nur Ali, Sido Maju, Supriyanto, dan Lautan Jaya, Warnoto.

Didik Mukrianto mengatakan, tekad dan kenekatan seperti yang dilakukan Usman semata-mata untuk dapat meneruskan kehidupan yang masih amat sulit di negeri ini. Hingga akhirnya ia meneruskan melaut menggunakan rakitnya.

“Beliau, Pak Usman, jadi inspirasi bagi kita. Keteguhannya dalam menyukupi kebutuhan keluarga patut dicontoh. Apalagi beliau simpatisan Partai Demokrat yang militan. Semoga kapal nelayan dari Partai Demokrat ini bisa dimanfaatkan Pak Usman dan nelayan lain untuk melaut,” katanya.

Sementara itu, M. Latifun menambahkan, Partai Demokrat mengapresiasi kecintaan Usman terhadap SBY dan Partai Demokrat. Hal ini membuktikan Partai Demokrat masih menjadi harapan besar rakyat termasuk nelayan dalam memperjuangkan nasib mereka.

“Masyarakat rindu masa pemerintahan SBY. Harapannya melalui perwakilan di legislatif bisa melanjutkan kebijakan yang memihak kepada masyarakat,” terangnya.

Terpisah, Usman bercerita mengenai bendera Partai Demokrat yang ada di rakitnya. Bendera itu ia dapat dari temannya. Usman menjelaskan begitu kagumnya ia kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan putranya yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Sing ora iso dilaleke seko Pak SBY iku wibawane,” jelasnya ketika mengenang SBY saat menjabat sebagai Presiden RI Ke-6.
Ia pun mengungkapkan begitu kagum dan begitu mengidolakan sosok SBY. Karena keterbatasan ekonomi, memaksanya hingga melaut dengan rakit yang ia dayung dengan tangannya sendiri. Karena ia tak mampu membuat atau membeli perahu bermesin.

(M. Latifun/dik)