Poros Ketiga Jadi Angin Segar

Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dipandang tepat sebagai Capres dari Poros Ketiga (facebook AHY)

Jakarta: Direktur CR30 Institute Anis Fauzan menegaskan, wacana poros ketiga pada Pilpres 2019 mulai menjadi konsumsi publik. Jika sebelumnya diskursus poros ketiga hanya dibicarakan di lingkungan partai politik, belakangan sudah menjadi konsumsi publik.

“Jika sudah demikian, wacana Poros Ketiga bisa menjadi angin segar di tengah keringnya landscape politik Indonesia yang hanya memotret dua Calon Presiden,  Jokowi dan Prabowo. Bahkan belakangan isu Jokowi sebagai calon  Presiden Indonesia Pilpres 2019 mulai muncul,” ujar Anis dalam rilis persnya yang diterima web demokrat, Rabu (7/3).

Tampilnya orang-orang muda di panggung politik Indonesia, kata Anis, semakin menguatkan asumsi Poros Ketiga bisa menjadi niscaya. Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY merupakan pilihan yang tepat ditawarkan kepada publik sebagai Calon Presiden 2019. Anak muda yang pernah menjadi Calon Gubernur DKI pada Pilkada lalu sudah memenuhi syarat untuk menjadi seorang Presiden.

AHY dan Partai Demokrat bisa tampil menjadi lokomotif Poros Ketiga bersama partai politik papan tengah lainnya.

AHY yang sudah didaulat Partai Demokrat sebagai Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) adalah jenderal lapangan yang akan memimpin dan mengatur strategi perang Partai Demokrat untuk memenangkan Pemilu 2019.

“Dengan demikian AHY akan banyak berhubungan dan berkomunikasi dengan pimpinan partai politik lainnya. Dari sanalah kontruksi bangunan Poros Ketiga dibuat. Dan AHY sosok yang memenuhi syarat menjadi Presiden,” AHY memungkasi.

(rilis/dik)