Relawan Solata for Lukmen Papua Bangkit II Dilantik

Relawan Solata for Lukmen Papua Bangkit II saat memberikan keterangan kepada wartawan (TabloidJubi/Roy Ratumakin)

Jayapura: Relawan Solata for Lukmen Papua Bangkit II akhirnya dilantik oleh Lukas Enembe yang bertempat di Gedung Tongkonan, Abepura, Senin (12/02/2018). Ketua Relawan Solata, Benyamin Patondok kepada wartawan mengatakan, relawan tersebut terbentuk atas inisiatif pihaknya sendiri.

“Pak Lukas Enembe saja kaget karena timnya beliau sendiri belum dibentuk malah kami yang sudah duluan. Beliau cukup mengapresiasi apa yang telah kami lakukan,” kata Patondok.

Menurutnya, sekira dua hingga tiga ribu masyarakat Toraja yang ada di Papua yang siap mendukung Lukas Enembe dan Klemen Tinal untuk maju kedua kalinya dalam Pemilihan Kepala Daerah Gubernur Papua 2018.

“Ada beberapa alasan kenapa kami membentuk tim relawan ini karena pertama kami melihat sosok Lukas Enembe dan Klemen Tinal adalah dua sosok pimpinan yang serasi dan sukses membawa Papua ke fase pertama kepemimpinannya dimana kemananan di seluruh Kabupaten/Kota aman,” ujarnya.

Selain itu pihaknya menilai, bahwa Lukas Enembe dan Klemen Tinal telah sukses membangun infrastruktur dalam lima tahun terakhir.

“Kami juga melihat dari sisi pemerintahan, 80 persen dana Otsus dikirim ke Kabupaten/Kota merupakan kebijakan yang luar biasa,” katanya.

Ditempat yang sama, Sekertaris Relawan Solata, Alexander Tonapa menambahkan, Lukas Enembe dan Klemen Tinal telah berhasil membawa Papua sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020.

“Padahal kalau mau dilihat, Papua sebenarnya belum layak menggelar PON tetapi karena keseriusan beliau, maka Papua ditunjuk sebagai tuan rumah PON. Ini sesuatu yang cukup membanggakan bagi masyarakat Papua,” ujarnya.

Selain itu, berkat kerja keras Lukas Enembe dan Klemen Tinal maka sebanyak 10 persen saham PT Freeport Indonesia dari total 51 persen yang dialihkan ke pemerintah Indonesia, yang nantinya akan dikelola secara mandiri oleh Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Mimika, bersama dengan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) selaku induk holding BUMN pertambangan.

(tabloidjubi/dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.