Agus Tegaskan Komitmen Berdayakan RT/RW

Calon Gubernur DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono bergerilya menyusuri gang-gang di Pasar Manggis, Menteng Wadas Utara, RT 09 RW 11, sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (28/1). (twitter/AHYcenter)

Jakarta: Calon Gubernur DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendatangi kawasan Pisangan Timur, Jakarta Timur. Kedatangan suami Annisa Pohan ini disambut oleh marching band pemuda setempat.

Dalam kunjungannya, Agus memaparkan salah satu programnya untuk memberdayakan RT dan RW. Agus menyebut yang paling tahu tentang warga dan permasalahan di lingkungan adalah RT dan RW.  Hal itu dinyatakannya ketika menyambangi RT 012 RW 08, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur pada Sabtu (28/1/2017).

“Kita juga ingin memberdayakan komunitas RT-RW. Mengapa? Karena selama ini RT-RW tidak diberdayakan. Tidak diperankan sebagaimana mestinya, betul? Padahal yang tahu situasi dan masalah di lingkungan kita siapa? ” tanya Agus.

“RT dan RW,” jawab warga berbarengan.

“Ada PKK di sini, Posyandu, PAUD, Jumantik, Karang Taruna, semua kita giatkan lagi,” tambah Agus.

Agus mengatakan, pemberdayaan RT dan RW dengan dana hingga Rp 1 miliar per tahun setiap RT-RW, lingkungan akan terkelola dan terjaga dengan baik.

“Dengan program pemberdayaan komunitas RT-RW Rp 1 M per tahun, mudah-mudahan kita semua kembali pembetulannya. Apa pun bisa kita lakukan. Yang penting sesuai keinginan siapa? Warga,” kata Agus.

“Itulah hakikatnya kepemimpinan di Jakarta. Rakyat harus didengar dengan baik. Pendidikan dan kesehatan harus ditingkatkan. Jadi, kalau ada yang bertanya apakah KJP dan KJS diteruskan? Pasti dilanjutkan. Justru kita akan meningkatkan dengan baik. Kita juga meningkatkan ekonomi kita dengan baik pula ke depan. Dan yang paling penting juga keamanan. Kita ingin Jakarta aman dari segala bentuk kriminalitas dan kejahatan. Itu semua, sekali lagi, bisa kita lakukan jika kita bergandengan tangan dan bersatu,” tambah putra sulung Presiden RI ke-6 (2004-2014) yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

(detik/dik)