#AHYNgariungdiJabar: Sukabumi Pecah

Warga Kota Sukabumi sangat antusias menyambut Komandan Komando Tugas Bersama (KOGASMA) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Rabu (21/3) sore. (AHY Team)

Sukabumi: Kota Sukabumi, Jawa Barat: Sentra Kuliner Dago yang terletak di Jalan Juanda terlihat lebih ramai dari biasanya. Suara rampak gendang pun menambah keramaian para warga Sukabumi yang sangat antusias menunggu kedatangan Komandan Komando Tugas Bersama (KOGASMA) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Rabu (21/3) sore.

“Wilujeng sumping di Kota Sukabumi Mas Agus. Terima kasih Mas, sudah mau menyempatkan hadir di sini. Bapak-bapak, Ibu-ibu, Mas AHY ini bukan cuma milik Partai Demokrat, tapi beliau milik Indonesia, Beliau tokoh muda Indonesia kita,” jelas Mohamad Muraz, Walikota Sukabumi dalam sambutannya.

Sore itu para warga diajak ngariung dan ngebakso bareng AHY. AHY disuguhkan bakso M. Hajar. Bakso terlaris di sentra kuliner kota Sukabumi itu.

“Saya makan ya baksonya,” tutur AHY.

“Mau dong Pak, disuapin baksonya,” celetuk Ibu-ibu yang membuat gelak tawa para warga yang berkumpul.

Acara menyerap aspirasi dimulai dari Reni (36) yang bertanya tentang pemberdayaan kaum perempuan di Sukabumi.

AHY menjelaskan bahwa Partai Demokrat memiliki sikap yang tegas bahwa kaum perempuan di Indonesia harus benar-benar diberdayakan dan dimuliakan. “Jika saat ini kita mau bersaing dalam lapangan pekerjaan yang hari ini semakin kompetitif, maka kaum perempuan juga harus memiliki kapasitas dan kemampuan yang bisa didapat dari pendidikan dan pelatihan,” AHY menerangkan.

Sementara Nasrul (25), meminta tanggapan AHY tentang masuknya tenaga kerja asing di Indonesia, dan bagaimana warga Indonesia bisa menang di negerinya sendiri.

Lapangan pekerjaan luas, AHY mengingatkan, tapi persaingan juga semakin keras. “Persaingan saat ini bukan hanya dari Indonesia, tapi juga dari negara-negara lain. Bahkan jika kita tidak siap, kita akan kalah juga bersaing dengan robot-robot atau teknologi yang saat ini sudah mengambil beberapa pekerjaan manusia. Bahwa negara harus bisa membuat regulasi-regulasi yang tepat, agar benar-benar para pekerja Indonesia utamanya generasi muda yang produktif benar-benar bisa mendapatkan peluang dan kesempatan di negerinya sendiri,” kata AHY.

Sebelum meninggalkan Sukabumi untuk melajutkan rangkaian perjalanan ke Pelabuhan Ratu, AHY mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari masyarakat Sukabumi.

“Terima kasih banyak Sukabumi, atas sambutannya yang sangat luar biasa. Saya percaya Sukabumi akan menjadi kebanggaan kita semua, maju dan sejahtera selalu rakyatnya. Sukabumi pecah,” tutup AHY.

(rilis/dik)